Kabupaten Gorontalo
Sepi Pembeli, Pedagang Pasar Modern Limboto Gorontalo Disarankan Lebih Inovatif Jual Produk
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) Kabupaten Gorontalo angkat bicara soal sepinya pengunjung di Pasar Modern Limboto.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pasar-Modern-Limboto-di-Kabupaten-Gorontalo-masih-dalam-tahap-perampungan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (disperindag) Kabupaten Gorontalo angkat bicara soal sepinya pengunjung di Pasar Modern Limboto.
Sejak diresmikan pada 23 September 2023 lalu, beberapa pedagang mengeluh atas kurangnya pengunjung.
Kondisi ini pun dinilai wajar oleh Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Gorontalo, Rahmanto Lahili.
Ia menyebut sosialisasi Pasar Modern Limboto rutin digalakan untuk masyarakat Gorontalo.
Rahmanto pun meminta para pedagang lebih inovatif dalam menjual produk supaya menarik minat pengunjung.
"Ini juga belum lama beroperasi, beberapa pekerjaan juga masih belum rampung. Jadi memang wajar jika masih jarang yang datang," ungkap Rahmanto kepada TribunGorontalo.com, Rabu (22/11/2023).
Pasar Modern masih minim pengunjung
Dua bulan pasca diresmikan diresmikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Suharso Monoarfa, pasar Modern Limboto disebut masih sepi pembeli.
Hal itu diungkapkan sejumlah pedagang Pasar Moderen Limboto.
Deysinta Permata Sari kepada TribunGorontalo.com mengaku saat ini pengunjung tak begitu banyak.
Pedagang pakaian dan skincare itu menjelaskan bahwa segi fasilitas di Pasar Moderen Limboto memang sudah memadai.
"Kebersihan dan air saya rasa sudah sangat baik. Hanya saja pengunjung yang masih kurang," ungkapnya.
Secara kontruksi bangunan, Pasar Moderen Limboto dibangun dengan tiga lantai dan dibuat tangga eskalator untuk memudahkan pengunjung.
Di beberapa sisi juga terpantau dilengkapi CCTV yang seluruhnya beroperasi.
"Jadi untuk keamanan juga kita terjamin," jelasnya.