Viral Lokal

Bikin Nyesek! Bocah Kelas 6 SD Datangi Ibunya Dipenjara hingga Tidur di Pangkuan

Ketika dibagikan di media sosial facebook dan tiktok banyak yang iba dan memberikan komentar positif dari tindakan anak tersebut.

Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Bocah datangi ibunya di rutan Polsek Paguat, Pohuwato, Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa -- Momen haru terjadi di rumah tahanan (rutan) Polsek Paguat, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. 

Melalui tayangan video, anak itu mendatangi ibunya yang mendekam di rutan tersebut. Bocah itu masih kelas 6 SD. 

Menurut polisi yang bertugas, bocah itu sudah datang dua kali ke polsek yakni Jumat (17/11/2023) dan Selasa (21/11/2023).

Polisi jaga Briptu Muhamaad Yusriadi merekam kejadian itu lalu viral di media sosial TikTok sejak Senin (20/11/2023). 

Ketika dibagikan di media sosial facebook dan tiktok banyak yang iba dan memberikan komentar positif dari tindakan anak tersebut.

Baca juga: Viral! Siswa SMP di Kendari Asyik Nonton Video Dewasa saat Pelajaran Agama

Bahkan ada yang memberikan bantuan langsung kepada Briptu Muhamaad Yusriadi untuk membelikan keperluan sehari-hari dari si anak.

Tidak menunggu lama Yusriadi bergegas membelli peralatan sekolah untuknya walaupun sesekali dia menitip pesan untuk membelikan makanan untuk ibunya.

Melalui sambungan telefon Briptu Yusriadi menceritakan, awalnya seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD) datang membawa perlengkapan sekolah dan mengaku kangen kepada ibunya.

Mendengar alasan si anak, Yusriadi merasa iba dan mempersilahkannya untuk menjenguk ibunya yang masih mendekam dalam penjara.

"Dia minta izin sama saya karena kangen dan ingin bertemu jadi saya persilahkan untuk masuk," ujarnya.

Setelahnya bertemu Ungkap Yusriadi dia melihat suasana menyedihkan ketika si anak bertemu dengan ibunya sehingga dia langsung bergegas merekamnya.

"Sekali-kali dia memeluk ibunya dan menangis dan mengatakan kalau dia kangen, bahkan menunjukan buku dan alat tulisnya untuk minta diajarkan oleh ibunya dan berakhir tidur dipangkuan ibunya," tandasnya.

Baca juga: Viral! Pria Gorontalo Nikahi Selingkuhan dan Pacar Sekaligus

Sebelumnya Diketahui Sri Mariyahi, ibu dari sang bocah mendekam di penjara karena terlibat kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang guru di SDN 13 Paguat pada Selasa 7 November 2023 lalu.

Sri Mariyahi diduga menganiaya korban karena lantaran emosi. Peristiwa itu berawal dari anaknya mendapat perlakuan Bullying dari teman sekolah.

Sri Mariyahi kemudian mendatangi sekolah dan membuat keributan di ruang kelas. Salah satu guru, Nidya Mbuinga yang saat itu menegur Sri, justru dipukul mengenai wajah korban.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan korban ke Polsek Paguat. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved