PLN
PLN Menyongsong Transisi Energi dengan Keberagaman dan Inklusi
Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly mengatakan, keberagaman dan inklusi (DEI) merupakan salah satu aspek penting dalam penerapan Environmental, Socia
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- PT PLN (Persero) terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja yang dinamis dan inklusif. Hal ini sejalan dengan upaya PLN untuk menyongsong transisi energi di Indonesia.
Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly mengatakan, keberagaman dan inklusi (DEI) merupakan salah satu aspek penting dalam penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG).
Saat ini, terdapat banyak potensi pendanaan sustainability yang mengacu pada penerapan ESG yang baik.
“DEI adalah poin penting dalam memastikan peningkatkan rating ESG yang sejalan dengan fokus PLN saat ini,” jelas Sinthya.
PLN telah mengambil berbagai langkah untuk mengimplementasikan DEI di lingkungan kerja.
Salah satunya adalah dengan membentuk divisi baru yang memastikan implementasi keseluruhan aspek ESG, yaitu Divisi Transisi Energi dan Keberlanjutan.
PLN juga telah membentuk Tim Gugus Tugas Srikandi PLN yang membantu memberikan masukan kepada Manajemen mengenai implementasi pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan di PLN.
Selain itu, PLN juga melakukan berbagai program capacity building untuk meningkatkan kapasitas pegawai, baik in-house maupun bekerja sama dengan lembaga pendidikan ternama nasional dan internasional.
PLN juga melakukan pengukuran setiap tahun melalui lembaga rating ESG eksternal sebagai pembanding dan validasi.
Peran Perempuan dalam Transisi Energi
Noormaya Muchlis selaku Sustainability and ESG Consultant USAID Sinar mengatakan, peran perempuan sangat penting dalam transisi energi.
Perempuan memiliki kontribusi yang besar dalam sektor energi, mulai dari pembangkitan, transmisi, hingga distribusi.
“Kalau kita bicara mengenai transisi energi, itu adalah komponen yang sangat penting di mana peran perempuan ada porsi yang sama dengan laki-laki,” kata Maya.
Maya menjelaskan, ada beberapa alat ukur yang bisa dijadikan standar dari keberhasilan pelaksanaan DEI.
Namun menurutnya, semua itu harus menyesuaikan konteks atau implementasi program yang dilakukan masing-masing perusahaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Direktur-Keuangan-PLN-Sinthya-Roesly.jpg)