Kabupaten Pohuwato
Tanggul Sering Jebol hingga Rumah Kebanjiran, Warga Desa Bumbulan Gorontalo Minta Pemerintah Peka
Akibat intensitas hujan yang tinggi dan tanggul jebol di Kecamatan Dengilo, mengakibatkan beberapa rumah warga di Dusun Satu
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-rumah-warga-Desa-Bumbulan-terdampak-banjir.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Tanggul di Kecamatan Dengilo kembali jebol. Sejumlah rumah warga di Dusun Satu, Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato dimasuki air.
Hujan lebat pada Minggu (12/11/2023) membuat air sungai meluap sekira pukul 19:00 Wita dan baru surut pukul 21:30 Wita.
Menurut Masri, warga Desa Bumbulan, sudah tiga kali tanggul jebol di desa mereka.
"Telah 3 kali banjir sering menggenangi rumah kami. Beruntung saat ini belum terlihat dampak yang serius dari banjir ini," ungkap Masri kepada TribunGorontalo.com, Senin (13/11/2023).
Menanggapi hal itu Kepala Desa Bumbulan, Emil Yahya mengaku beberapa instansi pemerintahan sebetulnya sudah meninjau langsung kondisi tanggul.
"Mereka telah mengambil foto untuk dokumentasi tetapi sampai hari ini belum saja diperbaiki," tegasnya.
Emil berharap perbaikan tanggul segera dilakukan sebelum menimbulkan korban jiwa atau bencana lebih parah.
"Harapan saya segera diperbaiki, keluhan warga jangan hanya di dengar saja," ujarnya.
Menurut Emil, banyak warga mengeluh karena harus membersihkan rumah setiap kali banjir menimpa rumah mereka.
"Warga saya cukup lelah setiap saat membersihkan lumpur dan pasir dari luapan sungai. Bahkan dalam sebulan 3 kali mereka melakukan hal yang sama," tandasnya.