Minggu, 8 Maret 2026

Menantu Dibunuh Mertua

Kematian Tragis Fitria, Ibu Hamil 7 Bulan Korban Rudapaksa dan Pembunuhan Mertua

Fitria yang sedang hamil 7 bulan diduga menjadi korban rudapaksa dan pembunuhan yang dilakukan oleh mertuanya sendiri, Khoiri atau Satir (53).

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Kematian Tragis Fitria, Ibu Hamil 7 Bulan Korban Rudapaksa dan Pembunuhan Mertua
TribunGorontalo.com
Tampang Khoiri (52) pelaku yang membunuh menantunya sendiri FAH (23) yang tengah hamil tujuh bulan. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Fitria Almuniroh Hafidloh Diana, seorang wanita muda berusia 23 tahun, meninggal dunia secara tragis pada Selasa (31/10/2023).

Ia ditemukan bersimbah darah di dalam rumahnya di Dusun Blimbing, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur.

Fitria yang sedang hamil 7 bulan diduga menjadi korban rudapaksa dan pembunuhan yang dilakukan oleh mertuanya sendiri, Khoiri atau Satir (53).

Kejadian bermula saat Khoiri melihat Fitria keluar dari kamar mandi.

Baca juga: Anggota BPK Achsanul Qosasi Resmi Tersangka Kasus Korupsi BTS, Diduga Terima Dana Rp 40 Miliar

Ia pun tak bisa menahan nafsunya dan menghampiri Fitria yang sedang beristirahat di dalam kamar.

Khoiri kemudian hendak melakukan rudapaksa terhadap Fitria.

Namun, Fitria menolak dan berusaha melawan. Hal ini membuat Khoiri kesal dan panik.

Ia pun mengambil pisau dapur dan menindih Fitria, lalu mulai melukai lehernya.

Fitria yang terluka parah sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat, namun nyawanya tak tertolong.

Suami Fitria, Sueb, yang saat itu sedang interview kerja, pulang ke rumah dan menemukan istrinya bersimbah darah.

Baca juga: Elon Musk dan Rishi Sunak Bahas Risiko AI dan Dampaknya pada Pekerjaan

Ia pun langsung mendobrak pintu dan mendapati Khoiri sedang melarikan diri ke rumah tetangga.

Personel Polsek Purwodadi menangkap Khoiri dan membawanya ke kantor polisi.

Khoiri dijerat dengan Pasal 338 KUHP dan atau Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang Pembunuhan.

Motif Pembunuhan Masih Diselidiki

Motif pembunuhan yang dilakukan Khoiri masih diselidiki oleh pihak kepolisian. Namun, berdasarkan keterangan dari Sueb, Khoiri diduga memiliki kebiasaan buruk yakni main perempuan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved