Sabtu, 7 Maret 2026

Kabupaten Pohuwato

2 Penyebab Harga Beras di Pasar Tradisional Pohuwato Gorontalo Naik, Petani: Kami Lagi Terpuruk

Harga beras di Kabupaten Pohuwato mengalami kenaikan di beberapa pedagang pasar tradisional Marisa, Pohuwato, Gorontalo.

Tayang:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 2 Penyebab Harga Beras di Pasar Tradisional Pohuwato Gorontalo Naik, Petani: Kami Lagi Terpuruk
TribunGorontalo.com/Rahman
Harga beras di pasar tradisional Pohuwato tengah naik. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato – Harga beras di sejumlah pasar Tradisional Kabupaten Pohuwato mengalami kenaikan.

Hal itu diungkapkan langsung Irwan Musa (50), pedagang beras kepada TribunGorontalo, Selasa (31/10/2023).

Menurutnya, ada beberapa jenis beras yang mengalami kenaikan semenjak bulan Agustus.

"Memang naik pak, bahkan jauh dari harga normal, contohnya jenis beras ayam jago yang biasanya Rp 600 ribu per koli naik menjadi Rp 750 ribu. Begitu juga beras pandan wangi, awalnya hanya Rp 550 ribu naik Rp 870 ribu," ujarnya.

Sebagai pedagang, Iwan mengaku tidak bisa berbuat banyak karena memang harga beras bermula dari petani.

"Kami tidak bisa membantah itu karena kalaupun kami mau menurunkan harga kasihan ke petaninya," ujar dia.

Disamping beras non-lokal, beras lokal pun naik meski tak terlalu siginifikan.

"Beras lokal tidak mengalami kenaikan harga yang begitu tinggi," ujarnya.

Baca juga: 126.177 Keluarga di Gorontalo Dapat Bantuan Beras 10 Kilogram Setiap Bulan

Seperti beras lokal 64 dari harga awal Rp 11 ribu menjadi Rp 14 ribu. Kemudian beras ciherang dari harga Rp 10 ribu per liter naik Rp 13 ribu.

Di tempat berbeda, petani sawah di Kecamatan Duhiada, Pohuwato Pulu Pakaya (58) menjelaskan, harga beras naik disebabkan kemarau panjang. Juga sedimentasi hasil olahan pasir dari pertambangan merembes ke sawah.

"Saat ini memang kami lagi terpuruk," ungkap Pulu.

Ia merasa kenaikan harga beras di Pohuwato rata-rata karena dua penyebab tersebut. 

 

(TribunGorontalo.com/Rahman)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved