Kamis, 12 Maret 2026

Rica Gorontalo

Harga Rica di Pohuwato Gorontalo Meroket Jadi Rp 85 Ribu per Kg, Ada Ancaman Inflasi

Pedagang rica di Pasar Rakyat Tradisional Marisa, Kabupaten Pohuwato, Irwan Hadju mengatakan, harga rica di pasar tersebut saat ini mencapai Rp83.000

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Rahman Halid | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Harga Rica di Pohuwato Gorontalo Meroket Jadi Rp 85 Ribu per Kg, Ada Ancaman Inflasi
TribunGorontalo.com/Abd Rahman Halid
Penjual rica di Pasar Rakyat Tradisional Marisa, Pohuwato, Gorontalo. 

Reporter: Abd Rahman Halid

TRIBUNGORONTALO.COM -- Harga rica di Kota Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo kembali meroket hingga 50 persen.

Sejumlah pihak menduga, akibat kemarau panjang yang melanda semenanjung Sulawesi tersebut.

Kenaikan harga ini mengancam ekonomi masyarakat, terutama para pedagang dan pelaku usaha kuliner.

Pedagang rica di Pasar Rakyat Tradisional Marisa, Kabupaten Pohuwato, Irwan Hadju mengatakan, harga rica di pasar tersebut saat ini mencapai Rp83.000 per kilogram, naik dari harga normal Rp35.000 per kilogram.

"Memang sudah naik pak, bahkan naik sekali, karena selama kemarau panjang ini, cabe kami susah tumbuh sehingga panennya kurang," kata Hadju kepada Tribungorontalo, Jumat malam (20/10/2023).

Kenaikan harga rica ini telah berdampak pada perekonomian masyarakat Gorontalo. Para pedagang dan pelaku usaha kuliner mengaku kesulitan untuk mendapatkan pasokan rica dengan harga yang terjangkau.

"Hanya cabe saja, kalau Tomat, Bawang dan sejenisnya tidak begitu naik harganya pak, masih dibilang normal-normal saja," tutupnya.

Rica menjadi salah satu penyebab inflasi karena rica merupakan komoditas yang memiliki peran penting dalam konsumsi masyarakat Indonesia.

Rica digunakan sebagai bumbu penyedap dalam berbagai jenis makanan, mulai dari makanan rumahan hingga makanan restoran.

Selain itu, rica juga merupakan komoditas yang relatif murah, sehingga kenaikan harga rica akan berdampak signifikan terhadap daya beli masyarakat.

Kenaikan harga rica dapat menyebabkan inflasi karena dapat mendorong kenaikan harga-harga komoditas lain.

Hal ini terjadi karena kenaikan harga rica akan menyebabkan biaya produksi berbagai jenis makanan dan minuman menjadi lebih tinggi.

Biasanya, pengusaha makanan dan minuman kemudian akan menaikkan harga jual produk mereka untuk menutupi kenaikan biaya produksi.

Kenaikan harga makanan dan minuman ini kemudian akan mendorong kenaikan harga-harga komoditas lain secara umum.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved