Human Interest Story
Cerita Niko Pedagang Bakso Arema yang Bekerja sejak SD, Merantau ke Sumatera hingga Sulawesi
Terbiasa bekerja sejak SD, Niko (24), pria Sunda saat ini memilih Gorontalo sebagai destinasi mata pencahariannya.
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Niko-Penjual-bakso-Arema-di-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Terbiasa bekerja sejak SD, Niko (24), pria Sunda saat ini memilih Gorontalo sebagai destinasi mata pencahariannya.
Niko mengatakan, ia baru sebulan merantau ke Gorontalo
Ia bekerja menjual bakso Arema, di Taman Kuliner Kalimadu mulai jam 10 pagi.
Niko sebelumnya merantau di Kotamobagu, Sulawesi Utara selama kurang lebih satu tahun.
Alasannya pindah dari Kotamobagu ke Gorontalo karena ingin mencoba hal baru.
"Saya berangkat dari Sukabumi, bekerja di sini untuk mencari pengalaman kerja yang berbeda," kata Niko kepada TribunGorontalo.com, Kamis (19/10/2023) malam.
Di Sukabumi ia mengaku pernah bekerja menjadi kuli bangunan.
Niko bercerita bahwa ia terbiasa bekerja sejak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).
"Saya sudah biasa kerja dari SD. Ya, apalagi kalau bukan alasan ekonomi," ujarnya.
Di sela-sela aktivitas sekolahnya, ia bekerja sebagai kuli panggul di pasar.
Pekerjaan itu terus dilakukannya sampai ia duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).
"Saat SMP, saya masuknya siang, jadi pagi sehabis subuh langsung jualan," kata Niko.
Namun sayang, Niko tidak berkesempatan lulus SMP. Meski begitu, Niko tetap bangkit untuk terus merintis perjalanannya di dunia kerja.
Baca juga: Cerita Suhardi Daud Berhenti jadi Sopir Bentor, Kini Jualan Ilabulo dan Tinutuan
Niko kini bisa membiayai hidupnya sendiri.
Ia memilih merantau di berbagai kota di luar pulau Jawa.