Kasus Prostitusi Gorontalo
3 Hal yang Berperan Penting Cegah Perdagangan Orang di Gorontalo
Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mulai marak terjadi di Provinsi Gorontalo
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mulai marak terjadi di Provinsi Gorontalo.
Mulai dari warga berusia remaja hingga dewasa terlibat ke dalam TPPO ini. Beberapa tersangka sudah diamankan oleh pihak kepolisian.
Menurut Asriyati Nadjamuddin, anggota organisasi Salampuan yang fokus pada isu anak, perempuan dan keluarga mengatakan korban dari kasus ini kadang tidak mengetahui bahwa dia masuk ke dalam lingkaran tersebut.
"Era disrupsi saat ini mendorong pola baru dalam kejahatan, termasuk human trafficking. Kejahatan lama, tapi polanya lebih modern bahkan korban bisa saja tidak menyadari terjerat dalam lingkaran kejahatan tersebut," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Jumat (13/10/2023).
Bukan tanpa sebab, seseorang dengan mudahnya masuk kedalam human Traffcking (TPPO) ini. Kurangnya pendidikan dan juga literasi menjadi salah satu penyebab seseorang bisa masuk kedalam lingkup tersebut.
Pendidikan yang cenderung rendah dan literasi yang kurang memadai membuat siapa saja sulit untuk mengatakan kata "tidak".
Peran orangtua dalam mendidik anaknya pun berpengaruh, orangtua dengan tingkat pendidikan yang rendah dan juga desakan ekonomi keluarga membuat mereka bersedia melakukan apa saja yang bisa meningkatkan taraf hidupnya termasuk menjual anak mereka sendiri.
"Ini fakta yang kita temui di beberapa daerah, semoga di Gorontalo tidak ada orangtua yang begini," harapnya.
Adapun cara atau upaya yang dapat dilakukan seseorang agar terhindar dari human trafficking ini.
Salah satunya adalah dengan memberi pengetahuan, penyuluhan dan sosialisasi kepada seluruh masyarakat mengenai masalah human trafficking ini secara terus menerus sehingga masyarakat akan mengetahui bahayanya masalah ini, dan bagaimana solusinya.
"Ini dilakukan secara simultan, bukan hnya di kelompok menengah ke atas, tapi kelompok bawah yang penting, karena rentan terjadi perdagangan orang dengan latar desakan kebutuhan ekonomi," ungkapnya.
Baca juga: Wanita Hamil di Gorontalo Jadi Saksi Kasus TPPO Bermodus Prostitusi Michat
Selain itu, upaya saling mengingatkan antar sesama juga perlu dilakukan agar terhindar dari kasus ini. Sesama masyarakat harus saling mengingatkan khususnya kepada orang yang berpotensi terjaring dalam perdagangan orang
"Kita tidak tahu bisa jadi ada korban atau pelaku di sekitar kita. Makanya harus selalu mengingatkan," ujarnya.
Lalu, upaya yang bisa dilakukan adalah dengan aktif melakukan pencegahan TPPO. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, salah satunya melaporkan kasus yang diketahui kepada pihak yang berwajib.
Peran Orangtua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-10-12_TPPO-bermodus-prostitusi-Michat.jpg)