DPRD Provinsi Gorontalo
La Ode Haimudin Sebut Kehadiran Investor Tidak Adil bagi Rakyat Penambang
DPRD Provinsi Gorontalo melalui ketua pansus menekankan kepada warga penambang di Bone Bolango agar menjadi penambang semu, Rabu (27/9/2023).
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – DPRD Provinsi Gorontalo ingin kedatangan investor di tambang Bone Bolango bisa berdampak positif bagi perekonomian rakyat.
Hal itu disampaikan Laode Haimudin, Ketua Pantia Khusus (pansus) DPRD Provinsi Gorontalo saat kunjungan kerja DPRD Provinsi Gorontalo ke Dinas PUPR-PKP Bone Bolango.
Hanya saja, para investor bisa juga memberi dampak buruk bagi penambang lokal Bone Bolango. Sebab, mereka bisa kalah dengan investor asing yang akan menginvestasikan dananya ke proyek pertambangan milik lokal.
Investor asing memang bisa memacu pertumbuhan ekonomi, namun ada asas ketidakadilan yang nantinya terjadi.
"Pertumbuhan ekonomi tinggi tapi tidak membawa rasa keadilan bagi rakyat," ujar Laode Haimudin, Ketua Pantia Khusus (pansus) DPRD Provinsi Gorontalo.
Baca juga: Antisipasi Krisis Pangan, Universitas Negeri Gorontalo Kembangkan Sorgum Pengganti Beras
Kata Laode, pihaknya berharap agar para investor asing ini dapat mensejahterakan masyarakat.
"Kami berharap agar nantinya investor ini dapat mengurangi angka kemiskinan yang signifikan," lanjutnya.
Laode juga berharap agar tidak terjadi kesenjangan antara investor dan masyarakat lokal.
"Kami sangat tidak menginginkan hal itu," pintanya.
Hadir pula dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Bone Bolango, Ishak Ntoma.
Menurut Ishak, kedatangan DPRD Provinsi Gorontalo ke wilayah adalah untuk melengkapi secara keseluruhan data-data mengenai pemanfaatan tata ruang yang nantinya akan dijadikan sebagai peraturan daerah Provinsi Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/327926964_Tambang-Suwawa.jpg)