Pemkot Gorontalo
Petak-petak Pedagang Pasar Senggol Kota Gorontalo Mulai Diukur di Hari ke-4 Ramadan 2026
Pemerintah Kota Gorontalo mulai mengunci arah penataan Pasar Senggol Ramadan 2026 dengan melakukan pengukuran lokasi sejak Minggu (22/2/2026)
Penulis: WawanAkuba | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENGUKURAN-Seorang-petugas-menandai-aspa-sebagai-titik-pengukuran-lapak-Pasar-Senggol.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Kota Gorontalo memulai tahapan awal operasional Pasar Senggol Ramadan 2026 dengan melakukan pengukuran lokasi di kawasan Kota Tua pada Minggu (22/2/2026) malam.
- Langkah ini dilakukan untuk memastikan penataan lapak, kelancaran lalu lintas, serta ketertiban dan kenyamanan masyarakat selama pasar musiman berlangsung.
- Pasar Senggol tahun ini akan dipusatkan di lima titik di wilayah Kota Selatan dengan pengawasan lintas instansi guna meminimalkan gangguan sosial dan lingkungan.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pemerintah Kota Gorontalo mulai mengunci arah penataan Pasar Senggol Ramadan 2026 dengan melakukan pengukuran lokasi sejak Minggu (22/2/2026) malam.
Tahap awal ini menjadi krusial, mengingat Pasar Senggol bukan hanya pusat ekonomi musiman, tetapi juga kerap memicu persoalan klasik seperti kemacetan, sampah, dan ketertiban ruang publik.
Pengukuran dilakukan di kawasan Kota Tua Gorontalo, yang kembali dipilih sebagai pusat aktivitas Pasar Senggol tahun ini.
Menjelang pergantian hari, lintas instansi terlihat berkoordinasi langsung di lapangan untuk memastikan batas lapak, akses jalan, hingga ruang publik tetap terjaga.
Sejumlah organisasi perangkat daerah terlibat dalam tahapan awal ini, mulai dari Pemerintah Kota Gorontalo melalui Disperindag, Dinas Lingkungan Hidup, Kesbangpol, Dishub, Satpol PP, pihak kelurahan, hingga aparat kepolisian.
Baca juga: Bertahun-Tahun jadi Wacana, Embarkasi Haji Penuh Gorontalo Masuk Tahap Pembangunan Anggaran Rp40 M
Hasil pengukuran tersebut akan menjadi dasar pembahasan lanjutan sebelum Pasar Senggol resmi beroperasi selama Ramadan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perdagin) Kota Gorontalo, Haryono Suronoto, menegaskan bahwa penataan sejak awal menentukan kelancaran pelaksanaan di lapangan.
Menurutnya, pengalaman penyelenggaraan Pasar Senggol dari tahun ke tahun harus menjadi modal untuk meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat.
"Kita di sini sudah setiap tahun melaksanakan Pasar Senggol ini, oleh karenannya saya tahu persis kita semua sudah berpengalaman," hata Haryono di hadapan para masyarakat.
Tahun ini, Pasar Senggol direncanakan tersebar di lima titik yang berada di dua kelurahan.
Empat titik berada di Kelurahan Biawao, yakni Jalan MT Haryono, Jalan Sutoyo, Jalan S Parman, dan Jalan Suprapto.
Sementara satu titik lainnya berada di Kelurahan Limba B, tepatnya di Jalan Imam Bonjol.
Namun, seluruh lokasi tersebut berada di wilayah Kota Selatan.
Haryono menyebutkan, Pemkot telah menunjuk penanggung jawab di masing-masing titik untuk memastikan pengelolaan berjalan sesuai aturan.