Gempa Bumi

Gempa Bumi Jumat Dini Hari 22 September 2023, Getaran Dirasakan Warga Setempat

Meskipun gempa ini memiliki kekuatan yang cukup signifikan, namun kedalaman gempa hanya sekitar 2 kilometer dari permukaan laut.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Gempa Bumi Jumat dini hari dirasakan oleh warga Aceh. 

I - Tidak Terasa (Not Felt): Gempa tidak dirasakan oleh manusia.

II - Sangat Lemah (Weak): Gempa hanya dirasakan oleh sebagian kecil orang di lokasi yang sangat dekat dengan episenter. Efeknya seperti getaran lembut seakan-akan seperti truk berlalu.

III - Lemah (Weak): Gempa dirasakan oleh beberapa orang di dalam rumah, khususnya di lantai atas bangunan. Benda-benda ringan dapat bergetar.

IV - Tengah (Light): Mayoritas orang merasakan gempa. Goyangan dapat dirasakan di dalam rumah dan bisa membuat benda-benda bergoyang, seperti piring atau jendela berdering.

V - Sedang (Moderate): Banyak orang merasakan gempa dengan jelas. Goyangan dapat menyebabkan kerusakan minor pada bangunan, seperti retakan pada dinding.

VI - Kuat (Strong): Hampir semua orang merasakan gempa. Bangunan mungkin mengalami kerusakan sedang hingga parah, seperti bata yang retak atau tumbang.

VII - Sangat Kuat (Very Strong): Kerusakan signifikan terjadi pada bangunan-bangunan, termasuk kemungkinan runtuhnya beberapa struktur. Guncangan sangat kuat dan dapat menyebabkan orang terjatuh.

VIII - Merusak (Severe): Kerusakan parah terjadi pada bangunan, dengan kemungkinan banyak bangunan yang rusak atau runtuh. Guncangan dapat menyebabkan kerusakan luas.

IX - Menghancurkan (Destructive): Bangunan banyak yang runtuh atau mengalami kerusakan parah. Guncangan sangat kuat dan dapat menyebabkan tanah bergerak.

X - Luar Biasa (Very Destructive): Kerusakan luas pada bangunan dengan banyak struktur yang runtuh. Tanah dapat bergerak dengan sangat kuat.

XI - Parah (Devastating): Kerusakan sangat parah pada bangunan dan infrastruktur. Banyak bangunan hancur total.

XII - Total (Total Destruction): Total kehancuran terjadi. Tidak ada yang selamat, dan kerusakan mencakup wilayah yang luas.

MMI adalah alat yang digunakan oleh seismologis untuk menggambarkan dampak gempa pada manusia dan lingkungan, sementara skala Magnitudo (seperti skala Richter) mengukur energi yang dihasilkan oleh gempa. MMI membantu dalam menilai potensi kerusakan dan dampak sosial akibat gempa bumi.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved