Kantor Bupati Pohuwato Dibakar

Pasca Kerusuhan Demo Penambang Pohuwato, Warga Gorontalo Ini Takut Keluar Rumah

Demonstrasi oleh penambang di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo berakhir kisruh.

|
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Fadri Kidjab
TribunGorontalo.com
Tangkapan layar video viral di WhatsApp saat pedemo dikeroyok polisi 

TRIBUNGORONTALO.COM, Pohuwato Demonstrasi penambang di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo berakhir kisruh.

Aksi yang awalnya dilakukan dengan kondusif, berujung pembakaran Kantor Bupati Pohuwato dan perusahaan PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PT PETS).

Sebelum itu, massa menduduki Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo. 

Sebagaimana penuturan Nurhaliza Nuwa (20). Rumahnya berjarak 450 meter dari titik kerusuhan.

Nurhaliza, warga Kota Gorontalo yang bertugas di Kantor Bawaslu Pohuwato itu mengaku ketakutan melihat jumlah massa yang berdemonstrasi.

"Saya takut, karena saya sangat dekat dengan lokasi kejadian. Massa terlihat banyak sekali datang memburu kantor bupati," ujar Nurhaliza kepada TribunGorontalo.com via telepon, Kamis (21/9/2023).

Hal senada diungkapkan Edwin Timoti (25) yang kini tinggal di Kota Gorontalo.

Baca juga: 6 Jam Dilalap Api, Semua Dokumen Penting Kantor Bupati Pohuwato jadi Abu

Kondisi Kantor Bupati Pohuwato usai dibakar oleh demonstran pada Kamis siang tadi (21/9/2023).
Kondisi Kantor Bupati Pohuwato usai dibakar oleh demonstran pada Kamis siang tadi (21/9/2023). (TribunGorontalo.com/MHusnulPuhi)

Edwin mengatakan, ia mengetahui kejadian ini dari media sosial, dan kabar telepon dari keluarganya di Pohuwato.

"Kalau untuk kejadian tadi, saya kurang begitu paham apa yg sebenarnya terjadi di balik kerusuhan itu. Yang pasti, keluarga di rumah merasa trauma. Bahkan takut untuk keluar rumah," kata Edwin.

Di satu sisi warga mengaku berempati pada pedemo, di sisi lain mereka juga menyayangkan kerusakan yang ditimbulkan.

"Miris, melihat kampung halaman sendiri diterpa kejadian seperti ini. Masa kecil saya ada di sana. Dari dulu sampai sekarang, baru kali ini terjadi kerusuhan sampai separah ini," ungkap Edwin.

Terakhir, ia berharap keadaan segera kembali normal, serta hal yang dipermasalahkan akan diselesaikan secara damai.

"Harapan saya semoga Marisa cepat pulih. Semua masalah terselesaikan dengan damai," tandasnya.

 

(TribunGorontalo.com/Rafiqatul)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved