Pilpres 2024
Ganjar Lagi-lagi Ditanya soal Presiden Boneka, Langsung Beri Jawaban Begini: Kamu Bisa Menilai
Pertanyaan soal presiden boneka itu kini didapat Ganjar Pranowo saat ia berada di acara 3 Bacapres Bicara Gagasan di Universitas Gadjah Mada (UGM).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/260423-ganjar4.jpg)
"Jadi kita bisa membedakan ketika kita sudah berada di jabatan, apa yang kita lakukan. Maka ketika Anda riset tentang saya, apa yang saya lakukan adakah kemudian saya hanya berpihak pada partai? Mungkin nyaris Anda tidak menemukan itu," terangnya.
Baca juga: 6 Nama Kandidat Cawapres Ganjar dan Prabowo serta Kekurangan dan Kelebihannya versi Pengamat
Ganjar Disebut Tidak Terlihat Jadi Boneka Siapapun
Sementara itu, Pengamat politik, Saidiman Ahmad, menilai selama 10 tahun jadi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo cukup independen.
Saidiman menilai, Ganjar tidak akan menjadi sosok yang hanya mengikuti partainya.
“Ganjar cukup independen. Tidak terlihat dia jadi boneka siapa pun."
"Bahkan sebelumnya, partainya sendiri terlihat agak kritis pada Ganjar,” jelas Saidiman melalui keterangannya, Senin (18/9/2023).
Ia lalu mencontohkan, sebagai gubernur, Ganjar beberapa kali terlibat perang pernyataan dengan pimpinan DPD PDIP Jateng maupun ketua DPRD Jateng dari PDIP.
Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto, bahkan pernah menyebutkan kata “kemajon” dan “keminter” untuk menunjukkan Ganjar sering melangkahi partai.
Kemudian, istilah petugas partai, menurut Saidiman, perlu diluruskan.
Istilah tersebut, kata dia, sudah dipakai PDIP untuk menyebut kader-kadernya yang menduduki jabatan publik.
“Joko Widodo juga adalah petugas partai. Dan Jokowi tidak terlihat dikendalikan oleh Megawati,” tambah Saidiman.
Seperti diketahui, Megawati mengumumkan Ganjar Pranowo sebagai calon presiden PDIP 2024 di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Jumat (21/4/2023).
Megawati menyebut Ganjar Pranowo dipilih setelah melewati proses panjang.