Gempa Bumi
Gempa Bumi Guncang Jawa Timur Senin Dini Hari 18 September 2023, BMKG Ingatkan Masyarakat Waspada
Gempa ini terjadi pada kedalaman 68 kilometer di bawah permukaan tanah, sehingga getarannya mungkin tidak dirasakan secara signifikan oleh penduduk se
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-18_Gempa-Jatim-Pagi-ini.jpg)
Pergerakan Lempeng Tektonik: Di Jawa Timur, Lempeng Indo-Australia bergerak ke utara dan bertemu dengan Lempeng Pasifik.
Pertemuan kedua lempeng ini dapat menyebabkan gempa subduksi, yang seringkali memiliki magnitudo yang cukup besar. Selain itu, ada juga sesar-sesar tektonik yang berpotensi menyebabkan gempa bumi sesar.
Kedalaman Gempa: Potensi gempa di Jawa Timur dapat bervariasi tergantung pada kedalaman episenter gempa.
Gempa yang terjadi di kedalaman dangkal cenderung lebih dirasakan oleh penduduk dan berpotensi menyebabkan kerusakan yang lebih besar daripada gempa yang terjadi di kedalaman yang lebih dalam.
Gempa Susulan: Setelah gempa utama terjadi, seringkali diikuti oleh gempa-gempa susulan yang dapat terjadi dalam waktu yang berdekatan.
Gempa susulan ini bisa memiliki magnitudo yang cukup besar dan dapat menambah kerusakan yang sudah ada.(*)