Buaya di Kota Gorontalo
Kronologi Damkar Pastikan Ada 2 Ekor Buaya Terpantau di Leato Selatan Gorontalo
Melalui sambungan telepon, Luthfi mengaku jika pihaknya mendapat informasi terkait buaya itu dari masyarakat setempat pada Kamis malam (14/9/2023).
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1592023_beach-alligator.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Koordinator Damkar Kota Gorontalo, Muhammad Luthfi memastikan pihaknya melihat 2 ekor buaya di pesisir Leato Selatan, Kota Gorontalo.
Ia menceritakan runut atau kronologi timnya bisa melihat langsung kemunculan buaya tersebut.
Melalui sambungan telepon, Luthfi mengaku jika pihaknya mendapat informasi terkait buaya itu dari masyarakat setempat pada Kamis malam (14/9/2023).
Menurut informasi warga, kemunculan buaya terlihat awalnya di belakang kantor Lurah Leato Selatan.
"Setelah koordinasi itu, petugas piket damkar melakukan survey lokasi. Anggota damkar turun ke lokasi," kata Luthfi.
Baca juga: Polisi Larang Warga Mandi di Pesisir Leato Selatan Gorontalo Buntut Kemunculan Buaya
Hampir sejam pihaknya menunggu kemunculan buaya itu sampai akhirnya terlihat. Karena kondisi penerangan yang minim, pihaknya hanya mampu melihat buaya itu menggunakan senter.
Dari matanya, terlihat jelas itu adalah buaya kata Luthfi. Namun ia tidak bisa memastikan ukuran 2 buaya tersebut.
"Memang setelah dilakukan pemantauan oleh anggota, dalam berapa lama itu sejam, itu muncul 2 ekor buaya di perairan di pesisir pantai Leato," ucapnya.
Beberapa menit menampakan diri, 2 buaya ini lantas menghilang. Pihaknya tak tahu ke mana arahnya.
Tetapi ada lagi laporan setelah itu dari masyarakat, buaya tersebut muncul di Pelabuhan Ferry Goorntalo.
"Beberapa saat kemudin masyarakat melihat kembali ada kemunculan di pelabuhan, mengarah ke muara. Kelihatan anggota damkar dan masyarakt sekitar. Tapi satu ekor," katanya.
"Setelah itu hasil laporan terakhir pagi ini Jumat (15/9/2023), sudah tidak terlihat lagi," tambah Luthfi.
Katanya, pihak damkar akan kembali menerjunkan tim ke lokasi untuk mendeteksi kemunculan hewan buas ini.
Kehadiran buaya ini mengkhawatirkan warga setempat, apalagi tak tahu di mana persembunyiannya.
Pesisir Leato yang menjadi tempat para nelayan memarkirkan perahunya, serta menjadi ruang interaksi dan bermain warga setempat, akan berbahaya.