Buaya di Kota Gorontalo
Polisi Larang Warga Mandi di Pesisir Leato Selatan Gorontalo Buntut Kemunculan Buaya
Polisi hanya menjaga agar tidak ada warga yang jadi korban hewan buas tersebut, terlebih tempat persembunyiannya tidak diketahui.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-15_Leato-Selatan_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gorontalo (KPG), Ipda Reza Reyzaldy melarang warga mandi di laut di sekitar pesisir pantai Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.
Larangan ini dikeluarkan menyusul adanya laporan warga tentang kemunculan buaya di wilayah tersebut.
Polisi hanya menjaga agar tidak ada warga yang jadi korban hewan buas tersebut, terlebih tempat persembunyiannya tidak diketahui.
"Untuk sementara waktu masyarakat sekitar terutama anak-anak jangan mandi atau berenang di pesisir pantai," ujar Kapolsek KPG Ipda Reza Reyzaldy, Rabu (16/9/2023).
Kapolsek KPG juga berkoordinasi dengan Pemerintah Kelurahan Leato Selatan untuk melakukan patroli bersama di sekitar pesisir pantai.
Patroli ini rutin dilaksanakan agar warga masyarakat merasa aman dan nyaman dengan adanya kehadiran anggota polisi di lapangan.
"Jadi kami menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak panik," kata Reza Reyzaldy.
Buaya tersebut pertama kali terlihat pada Kamis (14/9/2023) malam di belakang kantor lurah Leato Selatan.
Koordinator Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Gorontalo, Muhammad Luthfi saat dihubungi TribunGorontalo.com, Jumat (15/9/2023) mengatakan bahwa pihaknya telah menurunkan anggota untuk melakukan pemantauan di lokasi.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa terdapat dua ekor buaya di perairan pesisir pantai Leato.
"Setelah dilakukan pemantauan oleh anggota, dalam berapa lama itu sekitar sejam, muncul 2 ekor buaya di perairan di pesisir pantai Leato," katanya melalui sambungan telepon, Jumat (15/9/2023).
Luthfi mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Gorontalo untuk penanganan buaya tersebut.
"Jenis buaya yang muncul di Leato Selatan kemungkinan adalah buaya muara," kata Luthfi. (*)