Human Interest Story
Sepotong Cerita Perjuangan Pemuda dalam Pembentukan Provinsi Gorontalo
Para pemuda ini mayoritas tergabung dalam organisasi himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Himpunan Pemuda Mahasiswa Indonesia Gorontalo (HPMIG).
Penulis: Rafiqatul Hinelo | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Mengukuhkan-Jati-Diri-Dinamika-pembentukan-Provinsi-Gorontalo.jpg)
Perjuangan HPMIG tersebut tidak serta-merta berjalan mulus.
Perjuangan ini ditentang masyarakat. Saat itu aspirasi para pemuda dianulir sebagai aksi politis belaka.
Apalagi, saat itu berlangsung kampanye pemilihan kepala daerah.
Merespons tantangan yang dihadapi HPMIG, HMI cabang Gorontalo mendukung ide dan gagasan pembentukan Provinsi Gorontalo.
Pada 19 Agustus 1999 HMI Gorontalo mengirim surat kepada Ir. Akbar Tandjung (Ketua DPR-RI) yang intinya adalah menyampaikan aspirasi mendukung pembentukan provinsi baru.
Pun, pada Kongres HMI ke-22 di Jambi yang dilaksanakan 29 November-5 Desember, HMI mengutus beberapa anggota dalam rangka rekomendasi pembentukan Provinsi Gorontalo. (*)
Sumber: Buku “Mengukuhkan Jati Diri: Dinamika pembentukan Provinsi Gorontalo” yang ditulis Basri Amin, Hasanuddin, dan Rustam Tilome.