Pemkot Gorontalo
Marten Taha Instruksikan PDAM Kota Gorontalo Salurkan 20 Ribu Liter Air ke 3 Kabupaten
Sebanyak 10 ribu liter air dialokasikan untuk dua kabupaten tersebut. Menurut Marten, air tersebut adalah kebutuhan warga di tengah musim kemarau saat
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/20230911_Penyaluran-air.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Wali Kota Gorontalo Marten Taha menginstruksikan Perumda Muara Tirta untuk menyalurkan bantuan air Kabupaten Bone Bolango dan Kabupaten Gorontalo.
Sebanyak 10 ribu liter air dialokasikan untuk dua kabupaten tersebut. Menurut Marten, air tersebut adalah kebutuhan warga di tengah musim kemarau saat ini.
Saat ini memang 2 kabupaten yang bertetangga dengan Kota Gorontalo itu mengalami kekeringan.
Menurut Direktur Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo, Lucky Paudi bahwa penyaluran bantuan untuk kekeringan itu telah dilaksanakan.
"Belum lama ini kami lakukan (penyaluran air bersih) di Kabupaten Bone Bolango. Kami menyalurkan sebanyak dua tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter," ujarnya.
Begitu pula yang disampaikan Dewan Pengawas Perumda Muara Titra Kota Gorontalo, Meidy Silangen.
Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo juga telah mengirimkan bantuan air bersih ke wilayah Kabupaten Boalemo pekan lalu
Saat itu, pihaknya menerima surat dari Pemerintah Kabupaten Boalemo. Sehingga Marten Taha kembali memerintahkan Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo, untuk menyalurkan bantuan air bersih di wilayah tersebut.
"Penyaluran air bersih di Boalemo itu, tepatnya di Desa Lito dan Apitalawu sebanyak dua tangki dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter," sambungnya.
Secara terpisah, Marten pun mengatakan, bahwa yang paling merasakan kondisi kekeringan saat ini adalah masyarakat di daerah kabupaten.
Karenanya, dirinya meminta kepada Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo, untuk membantu daerah tetangga yang kekurangan air bersih.
"Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai saudara, terutama dalam pemerintahan daerah. Saya berharap, bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang dilanda kekeringan dan kesulitan air bersih," tutup Marten.
Diberitakan sebelumnya, bencana kekeringan yang terjadi di Provinsi Gorontalo telah berdampak pada kehidupan masyarakat.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo per Sabtu (9/9/2023), terdapat 5 kabupaten, 10 kecamatan, 16 desa, dan 18 dusun yang berstatus siaga darurat.
Dari data tersebut, diketahui bahwa sebanyak 6.560 jiwa di Provinsi Gorontalo mengalami kekurangan air bersih. Kekeringan ini juga telah menyebabkan gagal panen di beberapa daerah. ADVERTORIAL (*)