Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-561: AS Beri Bantuan 1 Miliar Dolar ke Kyiv, Kremlin Bereaksi
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-561, Kamis (7/9/2023): AS kembali memberikan bantuan ke Kyiv, dengan yang terbaru senilai 1 miliar dolar.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Amerika Serikat telah mengumumkan bantuan terbaru senilai lebih dari 1 miliar dolar untuk Ukraina agar mampu melawan invasi Rusia.
Bantuan terbaru dari AS ini diumumkan oleh Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken saat mengunjungi Ibu Kota Ukraina, Kyiv di tengah perang yang masih berlanjut hingga saat ini.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Kamis (7/9/2023) atau hari ke-561 perang Rusia, Blinken telah mengumumkan bantuan baru untuk Ukraina dengan total lebih dari 1 miliar dolar dalam kunjungannya ke Kyiv.
Bantuan baru ini termasuk sekitar 665 juta dolar bantuan militer dan keamanan sipil baru.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-560: Diteror Drone, Moskow Kembali Tutup Bandaranya
Dalam kunjungan pertamanya ke Kyiv pada setelah setahun, Blinken memuji serangan balasan Ukraian selama berbulan-bulan terhadap pasukan Rusia di wilayah tenggara negara tersebut.
Bantuan baru AS akan mencakup sistem peluncuran rudal HIMARS, senjata antitank Javelin, tank Abrams dan sistem senjata lainnya, ungkap Sekretaris Pers Gedung Putih Karine Jean-Pierre pada Rabu (6/8/2023).
Pentagon mengatakan pihaknya juga akan mengirimkan amunisi uranium yang sudah habis, yang sangat efektif untuk menembus pelat baja, tetapi penggunaannya masih kontroversial.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-559: Barat Desak Uni Emirat Arab Stop Pasok Barang ke Rusia
“Dalam serangan balasan yang sedang berlangsung, kemajuan telah meningkat dalam beberapa minggu terakhir." kata Blinken kepada wartawan pada konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada hari Rabu.
"Bantuan baru ini akan membantu mempertahankannya dan membangun momentum lebih lanjut,” sambungnya.
Adapun pada hari yang sama, serangan rudal Rusia di kawasan pasar di Kota Kostiantynivka, Donetsk Oblast, Ukraina timur, sedikitnya menewaskan 17 orang.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-558: Rusia Disebut Eksploitasi WNA untuk Jadi Tentara
Blinken juga bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky yang mengucapkan terima kasih atas dukungan AS namun memperingatkan bahwa Ukraina akan menghadapi bulan-bulan sulit di masa depan saat musim dingin mendekat.
“Kami senang bahwa kami tidak sendirian melewati musim dingin ini, kami akan melakukannya bersama mitra kami,” kata Zelensky kepada Blinken.
Sementara itu di sisi lain, saat ditanya tentang kunjungan Blinken, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia yakin AS berencana untuk terus mendanai militer Ukraina “untuk mengobarkan perang ini hingga Ukraina terakhir”.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-556: Rusia Hancurkan Kapal yang Coba Serang Jembatan Krimea
Peskov mengatakan bantuan AS ke Ukraina tidak akan mempengaruhi jalannya apa yang invasi Rusia yang telah dimulai sejak 24 Februari 2022 ini.
Kunjungan Blinken dibayangi oleh serangan terhadap Kostiantynivka, sebuah kota di wilayah timur yang berpenduduk hampir 70.000 orang, sekitar 20 km dari garis depan.
Penembakan Rusia menewaskan sedikitnya 17 orang dan melukai puluhan korban lainnya di sebuah pasar di kota itu, menurut para pejabat.
“Kejahatan Rusia ini harus dikalahkan sesegera mungkin,” ujar Zelensky yang menggambarkannya sebagai serangan yang disengaja terhadap “kota yang damai”.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-555: Zelensky Pamer Senjata Jarak Jauh yang Bisa Jangkau 700 KM
Ajudan Zelensky mengunggah rekaman yang menunjukkan ledakan setelah sesuatu yang terdengar seperti sebuah rudal mendekat, dan orang-orang berlarian mencari perlindungan atau jatuh ke tanah.
Sedangkan, Rusia tidak segera mengomentari serangan tersebut dan membantah sengaja menargetkan warga sipil.
Adapun Gedung Putih mengutuk serangan itu dan menyebutnya “brutal”.
“Serangan brutal Rusia ini menggarisbawahi pentingnya terus mendukung rakyat Ukraina dalam mempertahankan wilayah mereka,” kata Jean-Pierre.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-554: 6 Pilot Militer Ukraina Tewas dalam Insiden Helikopter
Sementara itu, utusan kemanusiaan PBB untuk Ukraina mengecam serangan tersebut.
“Serangan keji yang terjadi beberapa jam lalu menghantam pasar berpenduduk padat di Kostyantynivka, di wilayah Donetsk, membuat warga sipil di komunitas yang dilanda perang ini menjadi brutal, membunuh dan melukai puluhan orang dewasa dan anak-anak,” kata Koordinator Kemanusiaan Denise Brown dalam sebuah pernyataan.
Uni Eropa juga mengecam serangan tersebut dan menyebutnya “keji dan biadab”.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/260422-Antony-Blinken.jpg)