Senin, 9 Maret 2026

Pilpres 2024

7 Kekecewaan SBY Terhadap Anies, Disebut Pengkhianatan dalam Dunia Politik jelang Pilpres 2024

Kejadian ini memunculkan respons tegas dari Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat sekaligus mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SB

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 7 Kekecewaan SBY Terhadap Anies, Disebut Pengkhianatan dalam Dunia Politik jelang Pilpres 2024
TribunGorontalo.com
Bakal Calon Presiden (Bacapres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan Anies Baswedan saat menghadiri peresmian Museum dan Galeri SBY Ani di Pacitan, Jawa Timur, Jumat (17/8/2023). Foto/Istimewa 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kekecewaan mendalam tampaknya dirasakan salah satu partai politik utama, Partai Demokrat, setelah bakal calon presiden yang mereka dukung, Anies Baswedan, secara mengejutkan 'berkhianat' dengan menunjuk Muhaimin Iskandar sebagai cawapres.

Kejadian ini memunculkan respons tegas dari Ketua Majelis Tinggi Partai (MTP) Demokrat sekaligus mantan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dalam rapat darurat yang dipimpin oleh SBY di kediamannya di Cikeas, Jawa Barat, pada Jumat, 1 September 2023, kekecewaan SBY terhadap Anies Baswedan tersalurkan dalam 7 poin kritik yang tajam.

Kejadian ini menimbulkan banyak pertanyaan dan menjadi sorotan dalam dunia politik tanah air.

Kekhawatiran Terbesar: Pengkhianatan

Dalam rapat darurat tersebut, SBY menyampaikan kekawatirannya yang terbesar, yaitu pengkhianatan yang dilakukan oleh Anies.

Menurut SBY, rapat ini sangat penting karena dia tidak pernah membayangkan bahwa Anies akan berkhianat.

Menurut AD/ART partai, Majelis Tinggi Partai Demokrat memiliki wewenang untuk menentukan koalisi dalam pilpres serta menentukan capres dan cawapres yang akan diusung.

Melihat Sisi Positif dalam Kekecewaan

Meskipun Demokrat dikhianati, SBY mencoba melihat sisi positif dari peristiwa ini.

Dia menyatakan bahwa Demokrat seakan-akan "dibebaskan" dari dosa karena tidak mendukung seseorang yang tidak jujur, tidak amanah, dan tidak bisa dipercaya.

SBY menyatakan bersyukur bahwa peristiwa ini terjadi.

Pengalaman Capres Dua Kali

SBY, yang pernah menjadi capres dua kali dan memenangkannya, mengakui bahwa dia tidak pernah mengalami pengkhianatan semacam yang dilakukan oleh Anies dan Nasdem.

Ini menunjukkan bahwa pengkhianatan seperti ini adalah sesuatu yang belum pernah dia temui selama berkarir di dunia politik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved