Wisata Gorontalo

Warga Gorontalo Diminta Turut Lestarikan Cagar Budaya, Berikut Daftar 5 Cagar Budaya di Gorontalo

Benteng yang dibangun sekitar tahun 1522 ini memiliki pesona tersendiri di mata Masyarakat Gorontalo maupun luar Gorontalo.

Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Aldi Ponge
TRIBUNGORONTALO/PRAILLA KARAUWAN
Kantor Balai Pelestarian Cagar Budaya 


Kantor Pos Provinsi Gorontalo, yang berada di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo, menjadi saksi sejarah penting.

Di lokasi ini, pada 23 Januari 1942, Nani Wartabone memproklamirkan kemerdekaan Gorontalo dan mengibarkan bendera merah putih di halaman Kantor Pos.

Sebuah monumen yang masih utuh hingga saat ini didirikan untuk mengenang peristiwa bersejarah ini.

5. Pendaratan Pesawat Amphibi Soekarno

Gedung Museum Pedaratan Pesawat Ampibi Presiden RI Soekarno. FOTO: Prailla Libriana
Gedung Museum Pedaratan Pesawat Ampibi Presiden RI Soekarno. FOTO: Prailla Libriana (TribunGorontalo.com)


Pendaratan Soekarno di Gorontalo diabadikan sebagai peristiwa bersejarah. Presiden pertama Republik Indonesia (RI) itu mendarat di Gorontalo menggunakan pesawat Amphibi.

Tempat pendaratannya kini jadi cagar budaya, lokasinya di Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, Kabupaten Gorontalo.

Pendaratan ini terjadi setelah Indonesia merdeka, saat Presiden Soekarno menyambangi Provinsi Gorontalo untuk memastikan keamanan wilayah ini.

Kini, tempat pendaratannya dinamakan sebagai Museum Pendaratan Pesawat Amfibi Soekarno.

Museum diresmikan oleh anak Presiden Soekarno, Megawati Soekarno Putri pada tahun 2002.

Itu dia sejumlah cagar budaya yang merupakan warisan masa lampau Gorontalo. 

BPK Provinsi Gorontalo dengan tekun menjaga dan melestarikan cagar budaya ini agar generasi mendatang dapat terus menghargai dan memahami akar budaya mereka.(*)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved