Info Gempa Terkini

Gempa Bumi Terkini Senin Pagi 21 Agustus 2023, Info BMKG Kedalaman 12 Km

Perlu ditekankan bahwa informasi ini disediakan oleh BMKG dengan kecepatan untuk memberikan peringatan awal kepada masyarakat.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Gempa Bumi NTB Senin Pagi 21 Agustus 2023. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa dengan magnitudo 3.0 mengguncang wilayah Pulau Panjang, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada tanggal 21 Agustus 2023.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa bumi terjadi pukul 09:28:19 WIB.

BMKG juga melaporkan bahwa episentrum gempa terletak pada koordinat 8.30 lintang selatan dan 116.75 bujur timur.

Lokasi itu terletak sekitar 23 kilometer barat laut Pulau Panjang, NTB. Gempa ini terjadi pada kedalaman sekitar 12 kilometer di bawah permukaan laut.

Perlu ditekankan bahwa informasi ini disediakan oleh BMKG dengan kecepatan untuk memberikan peringatan awal kepada masyarakat.

Karena itu, hasil pengolahan data masih belum stabil dan dapat berubah seiring dengan kelengkapan data lebih lanjut.

Pihak berwenang dan instansi terkait sedang melakukan pemantauan lebih lanjut terhadap situasi ini.

Warga di wilayah terdampak diimbau untuk tetap tenang, mengikuti petunjuk dari pihak berwenang, serta siap dengan langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi potensi gempa susulan.

Potensi gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah tinggi karena wilayah ini terletak di antara dua lempeng tektonik besar, yaitu Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia.

Wilayah ini termasuk dalam Cincin Api Pasifik, yang dikenal sebagai salah satu daerah dengan aktivitas seismik paling tinggi di dunia.

Beberapa faktor yang berkontribusi pada potensi gempa di NTB adalah sebagai berikut:

Batas Lempeng Tektonik: NTB terletak di perbatasan Lempeng Indo-Australia yang menggeser ke arah utara dan Lempeng Eurasia yang menggeser ke arah selatan.

Konvergensi atau pergerakan relatif antara dua lempeng ini menciptakan ketegangan tektonik, yang dapat memicu gempa bumi.

Subduksi: Di sebagian wilayah NTB, Lempeng Indo-Australia tenggelam di bawah Lempeng Eurasia dalam proses yang dikenal sebagai subduksi. Interaksi ini juga dapat menghasilkan gempa bumi yang kuat, termasuk gempa-gempa besar.

Sesar Aktif: Wilayah ini memiliki sejumlah sesar aktif yang dapat menyebabkan gempa bumi jika terjadi pergeseran tiba-tiba pada batas sesar tersebut. Salah satu yang terkenal adalah Sesar Flores.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved