10 Instansi Penyumbang Tersangka Korupsi Terbanyak di Indonesia, Polisi dan Jaksa ke Berapa?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangani 1.351 kasus tindak pidana korupsi selama periode 2004-2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Korupsi.jpg)
Peringkat ketiga dipegang oleh lembaga legislatif, yang meliputi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
KPK mengungkapkan, hingga pertengahan tahun ini, sejumlah 344 anggota legislatif telah menjadi pelaku korupsi.
4. Gubernur, wali kota, dan bupati
Pemimpin daerah, baik provinsi maupun kabupaten/kota tidak lepas dari kasus dugaan korupsi.
Menurut KPK, wali kota, bupati, hingga gubernur masuk dalam daftar salah satu lembaga pemerintahan penyumbang korupsi terbanyak.
5. Hakim
Hakim merupakan pejabat yang diberi wewenang untuk memeriksa, mengadili, dan menyelesaikan perkara hukum.
Kendati demikian, profesi hakim di Indonesia tak lepas dari jeratan tindak pidana korupsi.
6. Pengacara
Sebagai pihak yang menawarkan jasa konsultasi dan pendampingan hukum, profesi pengacara pun turut terlibat kasus dugaan korupsi.
Berdasarkan catatan lembaga antikorupsi Indonesia, total ada 18 orang pengacara yang pernah menjadi tersangka tindak pidana ini.
7. Komisioner dan korporasi
Komisioner, orang yang menjalankan perusahaan, menjadi pihak terbanyak selanjutnya yang menyumbang kasus korupsi menurut KPK.
Data KPK menyebutkansebanyak delapan orang komisioner dan delapan orang dari korporasi telah ditetapkan menjadi tersangka korupsi.
8. Jaksa
Masih dari sektor hukum, profesi jaksa turut menjadi penyumbang kasus korupsi terbanyak di Tanah Air.