10 Instansi Penyumbang Tersangka Korupsi Terbanyak di Indonesia, Polisi dan Jaksa ke Berapa?
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangani 1.351 kasus tindak pidana korupsi selama periode 2004-2022.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Korupsi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Kasus korupsi hingga kini masih menjadi masalah serius di Indonesia.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangani 1.351 kasus tindak pidana korupsi selama periode 2004-2022.
Sebanyak 430 kasus atau 31,82 persen terjadi di pemerintah pusat.
Berdasarkan data KPK, pelaku korupsi bukan hanya berada di lembaga negara.
Sejumlah instansi swasta cukup banyak menyumbang tersangka.
Menurut Ketua KPK Firli Bahuri, keterlimbatan swasta dalam kejahatan ini kebanyakan berupa gratifikasi atau janji-janji kepada penyelenggara negara.
Berikut data KPK per 13 Julo 2023, inilah urutan sepuluh instansi penyumbang tersangka terbanyak:
1. Swasta
Swasta menduduki peringkat pertama instansi terbanyak yang menjadi tersangka kasus korupsi yang ditangani KPK.
Tercatat, dari 2004 hingga pertengahan Juli 2023, sektor ini telah menyumbang 404 tersangka.
2. Pejabat pelaksana eselon
Pejabat pelaksana eselon 1 sampai eselon 4 menjadi profesi terbanyak yang menyumbang kasus korupsi menurut KPK.
Jabatan pelaksana sendiri merupakan sekelompok jabatan yang berisi fungsi dan tugas pelaksanaan kegiatan pelayanan publik, administrasi pemerintahan, dan pembangunan.
Adapun menurut data KPK, sebanyak 351 pejabat pelaksana telah menjadi tersangka korupsi di Tanah Air.
3. Lembaga legislatif