Segitiga Bermuda
Misteri Segitiga Bermuda di Perairan Indonesia, Kapal Tenggelam hingga Pesawat Jatuh, Ini Lokasinya
Lokasi Segitiga Bermuda ini berada di Masalembo, sebuah perairan yang berada di tengah Laut Jawa, tepatnya sebelah utara Kabupaten Sumenep, Jawa Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Perairan-Masalembo-ffffddd.jpg)
Kedua arus ini selanjutnya bertemu di wilayah segitiga Masalembo, sehingga menimbulkan pengacakan arus dan turbulensi yang disinyalir tidak hanya menghasilkan pusaran/eddy secara horizontal namun juga secara vertikal.
Fenomena pusaran inilah yang dapat mengancam keselamatan moda transportasi laut, terutama untuk kapal-kapal bertonase kecil ketika melintasinya.
Tragedi Kecelakaan di Perairan Masalembo
Dari banyaknya kecelakaan yang terjadi di Perairan Masalembo, berikut adalah dua kecelakaan yang paling membekas dalam sejarah.
1. Tenggelamnya Kapal Tampomas II
Tenggelamnya Kapal Tampomas II di perairan Masalembo, Laut Jawa pada Selasa, 27 Januari 1981.
Kapal Tampomas II berlayar dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta menuju Teluk Bayur, Ujung Pandang, pada Sabtu, 24 Januari 1981 sekitar pukul 19.00 WIB.
Tenggelamnya kapal yang dinahkodai oleh Abdul Rivai (44) ini menelan ribuan korban. Beberapa di antaranya berhasil selamat, sisanya meninggal dunia dan ratusan penumpang belum diketahui nasibnya.
Dilansir dari Kompas.com (2022), Sekditjen Perhubungan Laut saat itu, Fanny Habibie, dalam keadaan cuaca yang jelek itu penumpang mengalami kepanikan sehingga beberapa orang terjun ke laut.
Pada Selasa (27/1/1981) pukul 13.42 WITA, Kapal Tampomas II dilaporkan tenggelam di Selat Makassar dekat Pulau Masalembo, sekitar 220 mil laut menjelang Pelabuhan Telukbayur, Ujung Pandang.
Posisi tenggelamnya Kapal Tampomas II berada pada 05 derajat 36 menit Lintang Selatan dan 115 derajat 50 menit Bujur Timur.
2. Jatuhnya Pesawat Adam Air 574
Pesawat Adam Air dengan nomor penerbangan 574 jatuh di Perairan Masalembo, tepatnya di Selat Makassar pada tanggal 1 Januari 2007.
Melansir Kompas.id, 11 Januari 2021, pesawat itu membawa 96 penumpang dan 6 orang awak pesawat yang semuanya dinyatakan meninggal dunia.
Adam Air KI 574 tujuan Manado, Sulawesi Utara lepas landas dari Bandara Juanda pada pukul 12.59 WIB dan dijadwalkan mendarat di Manado pukul 16.14 WITA. Sayangnya, pesawat itu tak pernah tiba di Manado.