Senin, 23 Maret 2026

Yosep Yusuf Cerita Pengalaman sebagai Penjual Ikan Pertama di Danau Limboto Gorontalo

Yosep Yusuf (54) bercerita saat pertama kali menjadi nelayan. Ia tumbuh di kawasan Danau Limboto

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Yosep Yusuf Cerita Pengalaman sebagai Penjual Ikan Pertama di Danau Limboto Gorontalo
TribunGorontalo.com
Yosep Yusuf, penjual ikan di kawasan Danau Limboto Kabupaten Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto – Yosep Yusuf (54) bercerita saat pertama kali menjadi nelayan.

Yosep merupakan anak dari sepuluh bersaudara. Ia lahir dan tumbuh di kawasan Danau Limboto.

Sebelum Jalan Reformasi dibangun, Yosep sudah tinggal bersama orangtuanya di tempat tersebut.

Sejak kecil Yosep sudah pandai menangkap ikan air tawar. Berbekal umpan, Yosep setiap hari mendayung sampan di perairan Danau Limboto.

"Saya dari SD sudah sering cari ikan sendiri," kata Yosep Yusuf kepada TribunGorontalo.com, Minggu (25/6/2023) siang.

Yosep masuk sekolah SD Muhamadiyah pada usia tujuh tahun. 

Ia sempat dikucilkan oleh teman-temannya karena jarang mandi. Yosep pun tak menghiraukannya.

Yosep Yusup rumah
Tempat tinggal Yosep Yusuf bersama keluarganya

"Saya dikucilkan karena bau badan. Saya memang sehabis memancing itu langsung ke sekolah," ujarnya.

Yosep pergi ke sekolah setiap hari tanpa memakai alas kaki. 

Ia pun mengaku nama aslinya bukan Yosep tapi Saipul.

"Nama saya sebenarnya Saipul Yusuf tapi diubah jadi Yosep," ungkapnya.

Adalah kepala sekolah SD Muhammadiyah disebut sosok di balik nama barunya itu.

Sang kepsek merupakan kerabat dekat orangtuanya. Kala itu si Kepsek meminta ayah Yosep agar mengubah nama anaknya.

"Sejak SD itu saya nama berubah Yosep," lanjut dia.

Yosep menikah muda pada usia 19 tahun. Ia telah dikaruniai lima anak.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved