Elektabilitas Anies Baswedan Terus Merosot, Demokrat Kini Desak sang Bakal Capres Tentukan Cawapres
Penurunan elektabilitas diduga karena Anies Baswedan dalam proses deklarasi sosok cawapres yang menjadi pendampingnya di pilpres 2024.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/300523-anies-baswedan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Elektabilitas bakal calon presiden (bacapres) RI Anies Baswedan terus merosot berdasarkan survei Indikator Politik Indonesia.
Kondisi ini pun membuat kekhawatiran dari satu di antara anggota partai koalisi perubahan yakni, partai Demokrat.
Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Andi Arief mengatakan partainya juga menangkap adanya kecenderungan elektabilitas Anies Baswedan semakin menurun.
Baca juga: Wajahnya Ada di Baliho Kota Depok, Kaesang Ngaku Ia Sendiri yang Beri Foto, Fix Nyalon Wali Kota?
Dia menduga penurunan elektabilitas itu karena Anies Baswedan dalam proses deklarasi sosok calon wakil presiden (cawapres) yang menjadi pendampingnya di pilpres 2024.
"Dugaan kami, hipotesa kami (elektabilitas Anies merosot) adalah (karena) lambannya proses deklarasi," kata Andi Arief kepada wartawan, Senin (5/6/2023).
Demokrat, kata Andi, akan segera mengusulkan nama cawapres yang bisa menjadi alternatif untuk dipilih oleh Anies.
Dengan begitu, Eks Gubernur DKI itu bisa segera menentukan cawapres pilihannya pada Juni 2023.
Ia menuturkan bahwa tindakan ini sebagai langkah antisipasi agar elektabilitas Anies tidak semakin jauh tertinggal dengan bakal capres lain.
Sebab, penunjukkan cawapres tersebut diharapkan bisa mendongkrak elektabilitas Anies.
"Jadi kita akan mengajukan usul kepada Pak Anies agar bulan Juni ini segera dideklarasikan agar tidak semakin dalam jaraknya, makin jauh jaraknya.Kalau jarak sudah cukup menganga, itu pasangannya juga akan berat," jelas Andi Arief.
Tak hanya itu, Andi menambahkan deklarasi itu diharapkan agar parpol koalisi maupun simpatisan bisa mulai bergerak untuk turun langsung ke masyarakat dengan membawa visi perubahan.