Gorontalo Kemarin
Gorontalo Kemarin, Bone Bolango Raih Opini WTP dari BPK 10 Kali dan 2 Wanita Jual Remaja di Michat
Berita-berita ini masih layak dibaca hari ini, Senin (22/5/2023) karena masih hangat dan jadi pembicaraan publik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TUMBNAIL-VIDEO-michat.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM merangkum berita populer Gorontalo kemarin, Minggu (21/5/2023) dan menyajikannya kembali berdasarkan populer teratas.
Berita-berita ini masih layak dibaca hari ini, Senin (22/5/2023) karena masih hangat dan jadi pembicaraan publik.
Ini Rahasia Bone Bolango Raih Opini WTP dari BPK 10 Kali Berturut-turut
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Hamim Pou selama dua periode memimpin Bone Bolango, telah berhasil mengantarkan kabupaten itu meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK.
Baru-baru ini, opini WTP kembali diraih Pemkab Bone Bolango dari BPK. Ini adalah opini WTP di ke sekian kalinya di kepemimpinan Hamim Pou dan Merlan Uloli.
Rasa gembira penuh haru pun terpancar dari wajah Bupati Hamim Pou dan Wakil Bupati Merlan S. Uloli yang turut didampingi oleh Ketua DPRD, Halid Tangahu serta para pimpinan OPD saat menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2022 yang diserahkan langsung oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo, Ahmad Luthfi Rahmatullah di Auditorium BPK, Rabu (17/5/2023).
Mereka pun meluapkan rasa gembira tersebut dengan sujud syukur sesaat setelah melaksanakan salat zuhur di Mushallah BPK Perwakilan Provinsi Gorontalo.
Bupati Hamim Pou saat diwawancarai mengungkapkan kunci keberhasilan Kabupaten Bone Bolango dalam menyabet WTP 10 kali berturut-turut itu tidak lepas dari kerjasama serta kekompakan dari seluruh staf, Organisasi Perangkat Daerah, serta pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten dalam mengelola Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
VIDEO Remaja Gorontalo di Bawah Umur Dijual di Michat, Polisi Bekuk 2 Wanita Pelaku
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Nasib sial dialami AP, remaja Gorontalo usia 13 tahun.
Ia kena ‘jebakan batman’ yang dibuat oleh sepupunya, CS. Gara-gara ingin menghasilkan uang sendiri, AP malah dijual CS di aplikasi Michat.
Berniat ingin bekerja, nyatanya AP malah digiring jadi pekerja seks komersial (PSK) melalui aplikasi Michat atau aplikasi hijau.
CS rupanya tak beraksi sendiri. Ia memiliki kawan berinisial YI yang juga memfasilitasi aksi tersebut.
Karena itu, CS bersama YI, mendekam di rumah tahanan (rutan) Polresta Gorontalo Kota.
Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya Siap Lanjutkan Pembangunan Masjid Islamic Center Gorontalo