Banyak yang Gagal saat War Tiket Coldplay, Mungkinkah Chris Martin Cs Tambah Hari Konser di Jakarta?
War tiket konser Coldplay yang berlangsung kemarin, Rabu (17/5/2023) berlangsung sengit, bahkan tak sedikit yang belum mendapat tiket.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Coldplay-di-Thailand.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - War tiket konser Coldplay yang berlangsung kemarin, Rabu (17/5/2023) berlangsung sengit, bahkan tak sedikit yang belum mendapat tiket.
Konser Coldplay yang rencananya akan dihelat pada 15 November 2023 mendatang itu menjadi acara yang begitu dinanti penggemar di Indonesia.
Karenanya, saat promotor membuka penjualan pre-sale tiket atau war tiket konser Coldplay, banyak yang berjuang untuk memperoleh tiket yang diharap-harapkan.
Sayangnya, tak sedikit yang gagal saat war tiket pre-sale Konser Coldplay tersebut.
Baca juga: Kontroversi Konser Coldplay di Indonesia, Ini Sejarah Grup Musik Rock Inggris
Peluang mendapat tiket makin sedikit, mengingat general sale tiket konser hanya akan digelar besok, Jumat (19/5/2023), dan masih banyak penggemar yang mengharapkan mendapat tiket yang tersisa.
Demi peluang lebih banyak, tak sedikit fans yang berharap Konser Coldplay di Jakarta tak hanya berlangsung sehari.
Mereka ingin Chris Martin dan teman-teman menambah hari konser.
Namun, bisakah keinginan ini terpenuhi?
Chris Martin, vokalis Codlplay bicara terkait kemungkinan penambahan waktu konser, tak hanya sehari.
Chris Martin mengungkapkan hal ini saat diwawancara Najwa Shihab dalam kanal Youtube miliknya.
Dalam momen tersebut, Najwa Shihab mempertanyakan terkait peluang atau kemungkinan Coldplay bisa menambah jadwal panggungnya di Indonesia lantaran banyaknya antusias penggemar mereka.
"Adakah peluang untuk lebih dari satu pertunjukkan di Jakarta?," kata Najwa Shihab pada Chris Martin dikutip pada Kamis (18/5/2023).
Apa jawaban Chris Martin?
Chris Martin meyakinkan bahwa permintaan penambahan hari konser Coldplay di Jakarta tersebut akan ia sampaikan kepada manajemen Coldplay.
"Saya tidak tahu, kita lihat saja nanti.. kami berharap, saya akan bicara dengan bos saya Phil," jawab Chris Martin.
Najwa Shihab yang terus berusaha membujuk Coldplay untuk bisa manggung lebih dari satu hari pun menyampaikan pesan kepada Phil yang dimaksud oleh Chris Martin.
"Tolong sampaikan pada Phil bahwa kami mencintainya," tutur Najwa.
"Saya akan beritahu dia bahwa kalian mencintainya, dan mari lihat tanggapannya," lanjut Chris Martin.
Coldplay Sudah Lama Nantikan Konser di Indonesia
Chris Martin mengungkapkan perasaannya bisa menggelar rangkaian konser tur mereka di Indonesia.
Saat Najwa Shihab menyampaikan terima kasihnya karena Coldplay akhirnya bisa menggelar konser di Indonesia setelah sekian lama, Chris Martin mengungkapkan bahwa memang ada keinginan sejak lama Coldplay mengunjungi Indonesia.
"Ya kami samgat bersyukur dapat pergi ke sama kami sudah mencoba dayang ke sana sejak dulu," kata Chris Martin dikutip dalam kanal Youtube Najwa Shihab, Kamis (18/5/2023).
Chris Martin bersyukur bisa mengunjungi Indonesia dalam rangkaian konser tur mereka bertajuk Music of the Spheres World Tour pada 15 Novemner 2023 mendatang.
Para personel lainnya pun tidak sabar dan antusias bisa menggelar konser di Jakarta.
"Kami rasa kami semua sangat bersemangat dan sangat bersyukur," ucap Chris Martin.
"Serta sangat senang untuk datang ke sana," pungkasnya.
Dijadwalkan Coldplay akan menggelar rangkaian tur mereka bertajuk Music of the Spheres World Tour di GBK Pada 15 November 2023.
Gagal War Tiket, Sandiaga Upayakan Konser Colplay di Jakarta Tak Hanya Sehari
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sadiaga Salahudin Uno ikut melakukan war tiket konser Coldplay di Jakarta hari pertama.
Hal itu diketahui dalam unggahan video laman Instagram milik Sandiaga Uno.
Ia terlihat tengah berusaha untuk melakukan war tiket konser Coldplay pada 15 November 2023 melalui ponsel miliknya.
Rencananya Sandiaga Uno ingin membeli tiket konser Coldplay untuk keluarganya.
Namun sama seperti kebanyakan orang, Sandiaga Uno belum berhasil mendapat tiket konser Chris Martin.
"Saya nih lagi war, mau beli buat keluarga nih, tapi dikasih tahu bahwa Coldplayinjakarta.com waiting room is full there are more the 500.000 user waiting in front of you, kata Sandiaga Uno, Rabu (17/5/2023).
Dalam keterangan Sandiaga Uno, ia mengaku kesulitan untuk membeli tiket konser Coldplay.
"Jangankan kalian, saya mau belikan untuk keluarga saya aja sulit ini beneran ngga ngadi-ngadi," tulisnya di keterangan video.
Tidak heran banyaknya antusias dari masyarakat Indonesia yang menantikan grup band asal Inggris tersebut bisa dateng ke Indonesia.
Terlihat dari entrean yang terdapat dalam pengumuman ketika melakukan pembelian tiket.
Sebanyak 500 ribu orang telah mengakses website Coldplayinjakarta.com. Sedangkan kapasitas dari Stadion GBK hanya sebesar 77 ribu.
"Sementara kapasitasnya kita tahu cuma 80 ribu dan di depan kita ada 500 ribu orang," ungkap Sandiaga.
Melihat antusias para penggemar Coldplay di Indonesia, Sandiaga Uno berharap Chris Martin dan kawan-kawan bisa menambah jadwal konser mereka di Indonesia.
"Mudah-mudahan mereka mau menambah satu hari lagi untuk konser di Jakarta dan Indonesia," tutur Sandiaga Uno.
Melihat antusias yang begitu luar biasa dari pecinta Coldplay di tanah air, Sandiaga Uno dalam postingannya juga sedang berupaya untuk berkomunikasi agar jadwal konser di Indonesia bisa ditambah.
Ditolak PA 212, Konser Coldplay Tetap Berlangsung
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno memastikan konser Coldplay di Jakarta tetap berlangsung sesuai jadwal yang ada meski terdapat penolakan dari persaudaraan alumni (PA) 212.
Pihaknya siap mendukung konser Coldplay dan akan terus berkoordinasi dengan pihak penyelenggara untuk memastikan perencanaan konser dapat berjalan dengan baik.
"Kemenparekraf juga akan memastikan perizinan konser, alur penonton, dan manajemen risiko direncanakan dengan matang," kata Sandiaga Uno.
Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan bahwa pihaknya mempersilakan siapa saja termasuk PA 212 yang ingin melakukan aksi unjuk rasa.
Kerena menurutnya, hal tersebut merupakan hak kebebasan berpendapat dari setiap orang.
"Aksi unjuk rasa,kita akan kawal apa tuntutannya," kata Ramadhan kepada wartawan di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Pihaknya, akan berkomunikasi dan mencari tahu terlebih dahulu mengenai alasan penolakan tersebut.
Pengamanan konser band asal Inggris akan menjadi wewenang Polda Metro Jaya.
War Tiket Konser Coldplay Besok
Sengitnya war tiket membuat tiket presale ludes dalam hitungan menit.
BCA pun meniadakan pelaksaaan prasale hari kedua yang sedianya dilakukan pada hari Kamis 18 Mei 2023 ini.
Fans pun dapat kembali membeli tiket semua kategori pada Jumat 19 Mei 2023.
BCA mengucapkan terima kasih atas antusias yang sangat besar dari calon pembeli tiket konser Chris Martin dkk itu.
Pihaknya berharap, penonton yang tidak kebagian tiket di hari presale pertama ini dapat berkesempatan membeli tiket pada public on sale yakni Jumat 19 Mei 2023.
Penjualan tiket untuk publik ini akan dimulai pada pukul 10.00 WIB.
"Kami sangat berterima kasih atas tanggapan yang luar biasa,"
"Coldplay Presale sudah terjual habis. Kami berharap semua orang beruntung dengan penjualan publik pada 19 Mei 2023 di semua kategori. Pembelian mulai dari pukul 10.00 WIB, hanya ada di Coldplayinjakarta.com," tulis keterangan tersebut.
Antusias calon pembeli tiket konser Coldplay di Jakarta pada hari pertama Presale BCA tak terbendung. (*)
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Banyak yang Tak Dapat Tiket, Maukah Coldplay Tambah Hari Konser di Jakarta? Ini Jawaban Chris Martin