Batu Hitam Gorontalo
Masyarakat Ketakutan, Tengah Malam Polisi Bersenjata Lengkap Geledah Gudang Batu Hitam Gorontalo
Polisi dari korps Brimob Polda Gorontalo turun tengah malam di Desa Tilangohula menggeledah batu hitam Gorontalo, Senin (15/5/2023) dini hari.
Penulis: Risman Taharudin |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1652023_penggeledahan-batu-hitam-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Puluhan personel polisi menggeledah gudang batu hitam Gorontalo, di Desa Tilangohula, Kecamatan Suwawa Timur Bone Bolango.
Penggeledahan batu hitam Gorontalo dilakukan personel korps Brigade Mobile (Brimob) bersenjata lengkap pada Senin malam, sekira pukul 22.00 Wita.
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, sedikitnya 4 mobil pengendali massa (dalmas) Polda Gorontalo dikerahkan memuat puluhan personel ke lokasi.
Ada 4 titik gudang yang digeledah polisi. Informasinya, gudang ini dimiliki oleh sejumlah pengusaha.
Tak cuma gudang, sebuah rumah yang diduga jadi kantor PT Altur Wisata Mulia, juga digeledah.
Polisi terlihat bernegosiasi dengan seseorang yang mereka temui di dalam kantor tersebut.
Baca juga: Kapolda Minta Akademisi UNG Ikut Mengkaji Regulasi Pertambangan Batu Hitam Gorontalo
Berselang beberapa menit, pria berkaos hitam, diseret keluar oleh polisi. Ia lalu digiring ke gudang yang diduga menyimpan batu hitam Gorontalo.
Dari 4 gudang yang digeledah, 3 di antaranya memang benar menyimpan tumpukan batu hitam. Rata-rata telah dikemas dalam karung.
Polisi pun mengambil tindakan. Tiga gudang disegel menggunakan garis polisi (police line).
Situasi sempat tegang. Sebab, polisi dari korps brimob yang diturunkan, rata-rata menenteng senjata laras panjang, lengkap dengan helm dan masker.
Warga sekitar kaget dan takut. Apalagi, kejadian itu mendadak pada tengah malam. Lagian, sinyal ponsel saat itu tak berfungsi.
Dari informasi warga, pria bernama Kimsang dibawa polisi ke Polda Gorontalo.
Pria ini diyakini sebagai pemilik satu dari 3 gudang berisi batu hitam tersebut.
Warga yang ditemui TribunGorontalo.com di lokasi mengungkapkan, ia tak nyaman dengan cara penggeledahan tersebut.
Sebab, polisi turun dengan senjata lengkap. Warga bahkan diusir oleh para polisi ketika penasaran dengan kejadian tersebut.