Penganiayaan Bocah Gorontalo
Breaking News: Bocah 9 Tahun Asal Tenggela-Gorontalo Tewas, Diduga Akibat Dianiaya Tantenya
Pihak keluarga kemudian mendengar kabar bahwa korban dan saudara-saudaranya kerap dianiaya tante mereka
Penulis: Husnul Puhi |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bocah-tewas-dianiaya.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Bocah berusia sembilan tahun tewas diduga akibat dianiaya tantenya sendiri.
Peristiwa ini terjadi di Perumahan Padengo 6, Desa Tenggela, Kecamatan Tilango, Kabupaten Gorontalo.
Menurut keterangan keluarga korban, bocah tersebut tewas pada Sabtu (13/5/2023).
Sang bocah pertama kali diketahui meninggal saat tante korban itu menelpon pihak keluarga.
"Jadi torang dapat telepon dari tantenya ini. Dia menelpon di Sabtu sore. Dan kami baru ke lokasi pukul 21.00 Wita," ungkap Zenab, keluarga si bocah kepada TribunGorontalo.com, Minggu (14/5/2023).
Baca juga: Breaking News: Seharian Bersembunyi, Pelaku Tabrak Lari di Gorontalo Menyerahkan Diri ke Polisi
Namun, ketika pihak keluarga ini tiba di TKP, mereka tidak diizinkan si tante untuk melihat kondisi bocah yang meninggal tersebut.
Posisi korban telah ditutupi sarung di dalam kamar.
"Bahkan tantenya ini berkeinginan mengubur korban malam itu juga," ungkap Zenab.
Sontak pihak keluarga semakin curiga gelagat tante korban. Mereka mulai menduga bocah malang itu meninggal akibat ulah tantenya.
Zenab pun mengaku memaksa si tante agar mau memperlihatkan keponakan mereka itu.
Kekhawatiran mereka semakin kuat manakala menyaksikan langsung kondisi korban.
"Ada luka memar di bagian leher, mata, dan telinga. Terus di bagian bibir itu ada hitam begitu," terang Zenab.
Sebagaimana diketahui, korban merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.
Sebelum tinggal bersama tantenya, korban dan saudara kandungnya sempat tinggal di panti asuhan.
Kini keempat bersaudara itu diasuh oleh tante mereka.
Baca juga: 5 Bocah Ditahan Polisi Gara-gara Perang Sarung di Malam Pertama Tarawih