Anggota Polres Solo Dikeroyok 4 Preman hingga Babak Belur
Aipda Hafidz dikeroyok hingga babak belur oleh 4 preman yang tidak ia kenal. Hanya kebetulan, 4 preman ini ia tegur lantaran mengendarai motor dini
TRIBUNGORONTALO.COM - Peristiwa kekerasan dialami oleh seorang polisi pada Sabtu (6/5/2023) dini hari.
Aipda Hafidz dikeroyok hingga babak belur oleh 4 preman yang tidak ia kenal.
Hanya kebetulan, 4 preman ini ia tegur lantaran mengendarai motor dini hari dengan cara ugal-ugalan.
Dilansir dari TribunNews.com, peristiwa kekerasan itu dialami oleh Hafids saat dirinya usai menjemput istrinya di Stasiun Balapan.
Hal itu seperti yang dijelaskan oleh Kapolresta Solo, Kombes Iwan Saktiadi, Sabtu (13/5/2023).
Ia menceritakan kronologi pengeroyokan. Saat itu pada Sabtu dini hari, Hafidz dari kawasan Banyuanyar menuju Stasiun Balapan sekitar pukul 03.30 WIB, menggunakan mobil.
Namun, di tengah perjalanan, ia melihat empat pria berboncengan menggunakan dua motor yang berkendara beriringan sehingga memenuhi jalan.
Tak hanya itu, mereka juga menggeber-geberkan knalpot kendaraan dan berjalan secara zig-zag.
Melihat aksi tersebut, Aipda Hafidz menghampiri ketiga pelaku dan menegurnya.
Kala itu, Aipda Hafidz mengatakan dirinya adalah seorang polisi.
Dikutip dari TribunSolo.com, para pelaku ternyata tidak diterima ditegur dan membuntuti mobil korban.
Mereka membuntuti mobil Aipda Hafidz sejak dalam perjalanan menuju Stasiun Balapan hingga saat hendak pulang usai menjemput istrinya.
Ketika masuk gang rumah Aipda Hafidz, pelaku meneriaki korban maling.
Tidak berhenti sampai di situ, ketiga pelaku langsung menghajar korban saat korban membuka kaca mobil.
Warga yang mendengar keributan langsung menuju lokasi kejadian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Seorang-polisi-dikeroyok-oleh-4-preman.jpg)