Anggota Polres Solo Dikeroyok 4 Preman hingga Babak Belur

Aipda Hafidz dikeroyok hingga babak belur oleh 4 preman yang tidak ia kenal. Hanya kebetulan, 4 preman ini ia tegur lantaran mengendarai motor dini

TribunGorontalo.com
Seorang polisi dikeroyok oleh 4 preman. 

Karena tahu korban adalah warga setempat, para warga sekitar langsung mengamankan para pelaku.

Tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta langsung meluncur ke lokasi kejadian setelah dihubungi.

Korban Mengalami Luka Lebam

Kombes Iwan Saktiadi mengatakan Aipda Hafidz menderita luka lebam di bagian pelipis akibat aksi pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga pelaku.

Tak hanya itu, jari kelingking korban juga mengalami sobek.

"Atas kejadian tersebut, korban mengalami luka lebam di muka/pelipis sebelah kanan."

"Jari kelingking kanan (juga) sobek dan memar," terang Iwan saat ditemui TribunSolo.com, Jumat (11/5/2023).

Identitas Pelaku

Menurut keterangan warga sekitar tempat tinggal Aipda Hafidz, pelaku pengeroyokan berjumlah empat orang.

Namun, satu di antaranya berhasil kabur menggunakan motor.

Kombes Iwan Saktiadi mengungkapkan, satu di antara tiga pelaku yang telah ditangkap adalah warga Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar.

Sementara, dua lainnya adalah warga Nusukan dan Jebres Kota Surakarta.

"Adapun tiga orang pelaku tersebut adalah AF (33), warga Gondangrejo, Karanganyar; WU (26), warga Nusukan, Surakarta; dan RR (33), warga Jebres, Surakarta," urai Iwan.

Polisi, lanjut Iwan, juga turut mengamankan sejumlah barang bukti.

Di antaranya adalah dua ponsel dan dua unit sepeda motor.

"Barang bukti yang diamankan dari pelaku adalah dua ponsel, satu tas selempang, satu motor Honda Vario, dan satu motor Suzuki Smash," pungkasnya.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved