Berniat Melerai Perkelahian, Pasutri Gorontalo Justru Jadi Korban Penganiayaan, Begini Kronologisnya
Pasutri asal Gorontalo menjadi korban penganiayaan pada Sabtu (6/5/2023) malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/08072022_Ilustrasi-Penganiayaan_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pasutri asal Gorontalo menjadi korban penganiayaan di depan Makro Supermarket, Jl HB Jassin Kelurahan Limba U1, Kota Gorontalo, pada Sabtu (6/5/2023) malam.
Kejadian bermula saat Noval Bone alias Aples (31) pulang ke rumah. Tiba-tiba ia hampir ditabrak Rifaldi Manopo atau Aldi (29).
Aples dan Aldi sempat adu mulut. Beberapa saat kemudian, datanglah Dedi Atuke (42) bersama istrinya, Rostin (42). Pasutri itu lantas berniat melerai perkelahian.
Nahas, Dedi langsung ditusuk oleh orang tak dikenal. Anak Dedi yang saat itu tengah bersamanya pun dianiaya pelaku dan teman-temannya.
Berdasarkan keterangan korban dari laporan Kapolsek Kota Selatan yang diterima TribunGorontalo.com, sekira Pukul 23.30 wita korban (Dedi dan istrinya) baru saja balik dari Citimall.
Baca juga: Jatuh ke Pelukan Ibunya, Anak Hilang di Gorontalo Kamis Kemarin Dinyatakan Selamat
Dedi merupakan juru parkir baru saja dari tempat jualan istrinya.
Selang sejam kemudian, Aples berpapasan dengan 20 orang yang menggunakan kendaraan bermotor.
Aples disebut sempat mengatakan bahwa pelaku (Aldi) merupakan orang Andalas.
"Ngana adiknya Rudi Galang?" ujarnya saat itu.
Ia juga sempat meninju Aldi. Aldi yang tak terima dianiaya itu pun langsung membalas Dedi dengan menggunakan sajam.
Lantas peristiwa itu pun disaksikan Dedi. Menurut kesaksian Dedi ia hanya melihat Aples di aniaya oleh orang tak dikenalnya.
Ia dan istrinya pun berupaya menengahi perkara. Malangnya, Dedi terkena sabetan sajam di bagian punggungnya.
Sementara menurut keterangan dari Regi Muhammad, Denis Alipu, Raji Doe.
Ketiga remaja ini menerima kabar bahwa Dedi dianiaya seseorang. Mereka yang tengah nongkrong di depan Toko Gebi Jalan Teuku Umar Kelurahan Limba B Kecamatan Kota Selatan itu pun bergegas ke lokasi kejadian (depan Makro).
Setibanya di lokasi, Regi, Denis dan Raji melempari pelaku menggunakan batu.