Buruh Gorontalo
Hotel Citimall Gorontalo Digeruduk Buruh Gara-gara Pecat Karyawan
Sedikitnya 200-an buruh Gorontalo itu mendatangi Citimall Hotel di Jl Sultan Botutihe, Heledulaa Selatan, Kota Timur Gorontalo.
Penulis: Redaksi |
Reporter: Praila Libriana
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Hotel Citimall Gorontalo digeruduk para buruh Gorontalo di momen Hari Buruh Internasional, Senin (1/5/2023).
Sedikitnya 200-an buruh Gorontalo itu mendatangi Hotel Citimall Gorontalo di Jl Sultan Botutihe, Heledulaa Selatan, Kota Timur Gorontalo.
Penyebabnya, karena Hotel Citimall Gorontalo telah melakukan pemecatan terhadap 21 karyawan saat Ramadhan 1444 H.
Sebetulnya kata orator, ada puluhan karyawan yang dipanggil dan disodorkan surat pemutusan kontrak kerja. Tetapi dari jumlah itu, 21 yang tidak dilanjutkan kontraknya.
Baca juga: HIPMI Minta Pengusaha tak Abaikan Upah dan THR Buruh Gorontalo, Chiko Uno: Ada Sanksinya
Taufik yang mengaku sebagai eks karyawan Hotel Citimall Gorontalo, menuding perusahaan tempat ia bekerja itu tidak memiliki aturan perusahaan.
"Perusahaan tidak mau mengadakan peraturan perusahaan, jika mereka melakukan punishment, maka punishment itu abal-abal," kata dia.
Kata Taufik, dirinya dipecat secara sepihak oleh pihak Hotel Citimall Gorontalo kendati sudah bekerja 10 tahun. Pemecatanpun kata dia tanpa diawali surat peringatan (SP).
"Saya tidak pernah terkena SP 1 maupun SP 2 selama 10 tahun bekerja di sini," tambahnya.
Pihak Hotel Citimall Gorontalo, Indah Nuryawati Suryati Renja saat dikonfirmasi, membenarkan pemecatan sejumlah karyawan tersebut.
Baca juga: Partai Buruh Gorontalo Ikut Unjuk Rasa di Hari Buruh Internasional
Namun bukan tanpa alasan. Kata dia, pemecatan dilakukan demi mengurangi beban keuangan perusahaan. Kata dia, pengurangan jumlah karyawan demi efisiensi keuangan.
Apalagi kata dia, terjadi penurunan jumlah kamar di Hotel Citimall Gorontalo. Dari yang awalnya 176 kamar, menyusut jadi 87 kamar saja.
Meski pihaknya kini akan kembali melakukan penambahan 53 kamar lagi.
Karena pengurangan jumlah kamari inilah, pihaknya kata dia terpaksa memangkas juga jumlah karyawan.
Idealnya kata dia, rasio karyawan dengan jumlah kamar adalah 0,4-0,6. Saat ini komposisinya 1,1.
"Kalau 87 kamar ada 82 karyawan, sehingga untuk sementara kami melakukan efisiensi tadi," tambahnya.
Pemecatan dilakukan selain karena adanya pengurangan kamar, juga karena Hotel Citimall Gorontalo mengalami kerugian.
Positifnya kata Indah, Hotel Citimall Gorontalo memberi kesempatan kepada karyawan yang dipecat, untuk bisa mendaftar lagi jika ada lowongan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/152023_unjuk-rasa_buruh_maqna_citimall-Hotel-Gorontalo.jpg)