Warga Pohuwato Diminta Tak Belanja ke Kota Gorontalo Pasca Dibukanya Pasar Senggol Marisa
Sebab, Pasar Senggol Marisa diisi oleh barang-barang jualan lengkap. Jika hanya untuk kebutuhan Lebaran Idul Fitri, pasar ini dianggap mampu jadi alte
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/742023_pasar-senggol-marisa-pasar.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Pohuwato meminta warganya memanfaatkan Pasar Senggol Marisa.
Sebab, Pasar Senggol Marisa diisi oleh barang-barang jualan lengkap. Jika hanya untuk kebutuhan Lebaran Idul Fitri, pasar ini dianggap mampu jadi alternatif.
Karena itu, untuk belanja Idul Fitri 1444 H nanti, warga Pohuwato diminta tak perlu ke Kota Gorontalo.
“Seluruh masyarakat Pohuwato tidak perlu lagi datang ke kota Gorontalo, karena di tempat ini sudah tersedia semua apa yang diperlukan masyarakat,” kata Ibrahim Kiraman Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Perindagkop).
Pasar Senggol Marisa dibuka sejak malam ke-14 Ramadhan atau Rabu (5/4/2023). Pasar ini dipusatkan di Terminal Marisa, Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, Pohuwato.
Ibrahim Kiraman berharap terjadi perputaran ekonomi melalui Pasar Senggol Marisa tersebut. Itulah alasan dirinya juga meminta agar uang warga dibelanjakan di pasar tersebut.
“Insyaallah ini dapat meningkatkan perputaran ekonomi di Pohuwato,” ujar Ibrahim Kiraman.
Selain itu ia berharap, agar masyarakat menjaga keamanan pasar. Artinya tidak berbuat onar dan mengganggu jalannya pasar tersebut.
Informasi yang dihimpu TribunGorontalo.com, Pasar Senggol Marisa dibuka pukul 21.00 Wita.
“Dibuka habis sholat tarawih, dan tutup sekitar pukul 00.00 atau 01.00 Wita. Di malam terakhir atau malam takbiran bisa sampai pukul 02.00 Wita, tergantung dari pengunjung itu sendiri,” tutup Ibrahim. (*)