Update Pelatih Taekwondo di Solo Cabuli Murid: Total Korban Bertambah, Semua Laki-laki di Bawah Umur
Korban pencabulan pelatih taekwondo di Solo yang mulanya disebut berjumlah tiga anak, kini bertambah menjadi tujuh orang. Kesemuanya adalah muridnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelatih-Taekwondo-di-Solo-pelaku-kasus-dugaan-tindak-pidana-pencabulan-terhadap-anak-di-bawah-umur.jpg)
Dan itu disampaikannya dihadapan korban dan satu temannya.
Diketahui, DS memang dipercaya untuk melakukan pelatihan bagi anggota dojang yang akan disiapkan menjadi atlet.
Namun korban dan temannya menolak keras iming-iming yang disampaikan DS itu.
Tapi apa daya, DS memberikan ancaman kepada mereka.
"Didatangi balik, kalau tidak mau balik mau dibawain pedang," kata Widhi.
Ancaman tersebut mau tidak mau membuat korban dan temannya tak berdaya.
Mereka akhirnya menurut permintaan bejat DS.
"Disuruh oral atau disodomi itu," ucapnya.
Hal tersebut rupanya tidak hanya menimpa korban dan satu temannya.
Ada anggota dojang lain yang kabarnya mendapat perlakuan bejat dari DS, bahkan lebih parah dibanding dua orang korban tersebut.
"Korbannya laki semua," tuturnya.
(Tribunnews.com/Milani Resti/Dewi Agustina)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jumlah Korban Pelecehan Seksual Pelatih Taekwondo di Solo Bertambah Jadi 7 Orang