Sabtu, 7 Maret 2026

Pemkab Pohuwato

Lagi Siap-siap Sahur, Warga Pohuwato-Gorontalo Dikejutkan oleh Banjir Bandang

Dari keterangan tertulis yang diterima TribunGorontalo.com, 3 kecamatan yang diterjang banjir bandang yakni Kecamatan Popayato Timur, Kecamatan Popaya

Tayang:
zoom-inlihat foto Lagi Siap-siap Sahur, Warga Pohuwato-Gorontalo Dikejutkan oleh Banjir Bandang
ist
Kondisi banjir bandang di Pohuwato. Seorang warga berjalan di depan rumah yang terendam banjir. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Marisa – Warga di 3 kecamatan di Pohuwato dikejutkan oleh banjir banda saat siap-siap sahur, Senin dini hari (27/3/2023). 

Dari keterangan tertulis yang diterima TribunGorontalo.com, 3 kecamatan yang diterjang banjir bandang yakni Kecamatan Popayato Timur, Kecamatan Popayato, dan Kecamatan Popayato Barat.

Banjir bandang berasal dari luapan sungai serta aliran air dari pegunungan di sekitar 3 kecamatan tersebut. 

Menurut warga sekitar, banjir terjadi sekitar pukul 03.00 Wita. Hal ini menyebabkan sebagian warga tak sempat menyantap sahur. 

Siangnya, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga segera turun ke lapangan. Ia memantau langsung kondisi warganya yang terdampak banjir. 

Saipul turun bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah, (BPBD) Pohuwato, Abdul Mutalib Dunggio dan camat setempat, Senin, (27/3/2023).

Dimulai dari Desa Milangodaa, Kecamatan Popayato Timur yang sebagian rumah masih terendam air hujan. 

Kemudian menuju Kecamatan Popayato Barat yakni di Desa Dudewulo, Desa Tunas Jaya, Desa Butungale, Desa Padengo dan Desa Molosipat Utara. 

Sementara untuk Kecamatan Popayato terinformasi di bagian atas yakni Desa Tunas Harapan, Desa Telaga dan Desa Dambalo dan airnya sudah surut.    

Beberapa titik yang ditinjau Bupati Saipul airnya sudah mengering. Diketahui air rata-rata merendam rumah warga selama 2 jam.  

Sejumah kerugian yang dilaporkan misalnya dialami pengusaha kelapa. Sebanyak 22 ribu kelapa hanyu terbawa arus. 

Lalu kerusakan juga dialami Sekolah Dasar Negeri 06 Popayato Barat. Pagar belakang sekolah ini abrasi, karena berada di dekat sungai. 

Saat ini kondisi sekolah yang terletak di Desa Tunas Jaya sangat mengkhawatirkan. 

Bupati Saipul Mbuinga mengharapkan kepada warga untuk selalu dan tetap waspada dengan kondisi yang ada saat ini, karena disamping curah hujan yang tinggi juga wilayah Pohuwato termasuk daerah rawan banjir. 

“Insyaallah hujan tidak turun lagi, kita berdoa semoga kita semua tetap dalam lindungan Allah SWT. Sekali lagi kewaspadaan tetap menjadi perhatian bersama untuk keselamatan, karena bencana banjir seperti ini tidak ada yang tahu,” ungkap Saipul.  

Sementara itu Camat Popayato Barat, Marjan Bula menjelaskan, terdapat beberapa kerugian misalnya 8 ekor sapi yang hanyut.

“Korban tidak ada karena banjir pada saat itu memasuki waktu sahur sehingga orang-orang sudah bangun. Bukan itu saja, setiap hujan deras sebagian warga mulai waspada dengan kejadian yang selalu dialami,” pungkas Camat Marjan. ADV (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved