Cerita Martinus Towalu Merantau 6 Tahun di Manado, Pulang Gorontalo Jadi Juragan
Selama enam tahun merantau, ia akhirnya memutuskan pulang ke Gorontalo dan berjualan pakaian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2332023_Martinus-Towalu_juragan-daster.jpg)
"Torang sesuai permintaan yang ada itu torang belanja," jelasnya.
Semua dagangannya itu dijual di Pasar Limboto Kabupaten Gorontalo.
Martinus menyewa tempat dagangan per hari ke petugas pasar.
Ia menjual celana pendek seharga Rp 15-35 ribu. Adapun satu set kain sprei Rp 100 ribu. Sementara daster dijual Rp 100 ribu per 3 pasang.
Kini Martinus telah menikah dengan wanita asal Pentadio dan memiliki dua orang anak.
Lima tahun berdagang, Martinus sudah merasakan perbedaan signifikan antara berdagang sendiri dan menjadi karyawan.
Baginya memiliki usaha sendiri lebih baik. Karena selain menjadi bos sendiri, pendapatan didapatkan lebih banyak.
Ia juga tak lupa berbagi tips cara ingin menjadi pengusaha, antara lain kurangi pengeluaran, belanja sesuai kebutuhan, pandai mengelola keuangan dan kurangi kebiasaan cicilan atau berhutang. (*)