Kanwil Kemenag Gorontalo Gratiskan Sertifikasi Halal untuk UMKM, Target 8 Ribu Produk
Kampanye sertifikat halal untuk UMKM Gorontalo digelar Kemenag Kota Gorontalo di Depan Kampus UNG dan Taman Kota Gorontalo, Sabtu (18/3/2023).
Penulis: Risman Taharudin |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1832023_sertifikasi-halal.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) menggratiskan sertifikasi halal untuk produk UMKM Gorontalo.
Kampanye sertifikasi halal untuk UMKM Gorontalo digelar Kemenag Kota Gorontalo di Depan Kampus UNG dan Taman Kota Gorontalo, Sabtu (18/3/2023).
Ini bagian dari Kampanye Akselerasi Sertifikasi Halal oleh BPJPH (Badan Pengelola Jaminan Produk Halal) Kementerian Agama RI dilaksanakan Serentak di 1.000 titik Seluruh Indonesia hari ini.
Kepala Kemenag Kota Gorontalo, Misnawaty S Nuna mengatakan, pihaknya melalui BPJPH menggelar kampanye itu agar masyarakat tahu ada sertifikasi halal untuk produk UMKM di Gorontalo.
Menurutnya, sertifikasi halal ini sangat penting bagi masyarakat Gorontalo. Sertifikasi kata dia, untuk memberi jaminan kepada konsumen, terutama umat muslim akan produk yang dikonsumsi.
Karena itu, tidak jarang memang sertifikasi halal jadi sebuah kebutuhan untuk pelaku UMKM Gorontalo.
Kata dia, mungkin saja produknya halal, tetapi jika tak memiliki sertifikasi halal yang legal, pasti akan diragukan saat beredar di pasaran.
Ia bersyukur ada program menggratiskan sertifikasi halal untuk pelaku UMKM Gorontalo. Terutama membantu para pelaku usaha kecil.
"Diharapkan para pelaku usaha ke depan semakin maju dengan adanya label halal yang sudah diberikan Kemenag, " tuturnya.
Kini kata dia, pihaknya di Gorontalo sudah menyeleksi 80 pendamping sertifikasi halal. Mereka ditugaskan membantu para pelaku usaha kecil dalam menginput produk usahanya.
"Kami tau persis masih banyak pelaku usaha yang melek teknologi digital, sehingganya 80 orang yang lulus seleksi sebagai pendamping itu diterjunkan di lapangan, " jelasnya.
Masing-masing pendamping ditargetkan mampu mendampingi 20 pengusaha.
Sebab pihaknya memang menargetkan ada 1.600 pengusaha di Gorontalo sudah kantongi sertifikasi halal.
“Sukur-sukur sertifikasi halal ini bisa menjaring lebih banyak pengusaha,” katanya.
"Kami harap sertifikasi halal ini bisa melampaui target yang kita tentukan, sebab Jumlah target sertifikasi halal se-Provinsi Gorontalo 8 ribu pengusaha UMKM," tandasnya. (*)