Sabtu, 7 Maret 2026

Apa Itu Desain Besar Olahraga Nasional yang Dikerjakan Zainudin Amali Selama Jabat Menpora?

Karena itu, ketika Zainudin Amali mundur dari Menpora, muncul tanda pertanyaan terkait sosok yang akan meneruskan misi tersebut. 

Tayang: | Diperbarui:
zoom-inlihat foto Apa Itu Desain Besar Olahraga Nasional yang Dikerjakan Zainudin Amali Selama Jabat Menpora?
TribunGorontalo.com/WawanAkuba
Menpora Zainuddin Amali bersama Pj Gubernur Gorontalo Hamka Hendra Noer. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Putra asal Gorontalo, Zainudin Amali adalah Menpora andalan Presiden Jokowi di kabinetnya, terutama mendorong Perpres Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). 

Karena itu, ketika Zainudin Amali mundur dari Menpora, muncul tanda pertanyaan terkait sosok yang akan meneruskan misi tersebut. 

Sebab, sejak menunjuk Zainudin Amali sebagai Menpora, Jokowi memang sangat berharap agar politisi Golkar itu mampu membina dan mengembangkan bidang olahraga nasional.

Lalu apa itu Perpres Desain Besar Olahraga Nasional (DBON)?

Perpres Nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional adalah dokumen rencana induk yang isinya arah kebijakan pembinaan keolahragaan nasional yang dilakukan secara efektif serta efisien. 

DBON disebut bertujuan untuk meningkatkan budaya olahraga di masyarakat. Lalu untuk meningkatkan kapasitas, sinergitas, dan produktivitas prestasi nasional.

Baca juga: Konser BORN PINK Jakarta 2023 Besok, BLANKPINK Bakal Bawakan Lagu-lagu ini

Paling penting, DBON diharapkan mampu memajukan perekonomian nasional berbasis olahraga. 

 DBON berfungsi untuk memberikan pedoman bagi Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah provinsi,Pemerintah Daerah kabupaten kota, Organisasi Olahraga, Induk Organisasi Cabang Olahraga, dunia usaha dan industri, akademisi, media, dan Masyarakat dalam penyelenggaraan Keolahragaan Nasional sehingga pembangunan olahraga Nasional dapat berjalan secara efektif, efisien, unggul,terukur, akuntabel, sistematis, dan berkelanjutan.

Perpres ini diteken Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly pada 9 September 2021. 

Pada laman Kemenpora, Zainudin menyebut, Desain Besar tersebut berbicara dari sumber potensi talenta, yakni para siswa dari tingkat SMP, hingga pelatihan yang bertujuan untuk membentuk atlet-atlet nasional yang tangguh.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kemenpora berencana untuk membangun 10 sentra pemusatan latihan di sejumlah daerah.

Baca juga: Pemprov Kucurkan Bantuan Senilai Rp 1,7 Miliar untuk Petani Kabupaten Gorontalo

"Sentra-sentra ini akan berisi anak-anak kita yang potensinya sudah terseleksi di usia SMP. Selanjutnya di usia SMA kita akan dorong ke Cibubur, tempat SKO (Sekolah Khusus Olahraga) kita sekarang," kata Zainudin.

"Kami juga sedang mempertimbangkan untuk menjadikan Hambalang sebagai tempat untuk sentra atlet senior dan atlet-atlet kita yang sudah siap untuk bertanding," imbuhnya.

Menpora menegaskan, pembinaan tersebut merupakan sebuah rangkaian panjang yang menurut para pakar membutuhkan waktu kurang lebih 10 tahun atau kira-kira 10 ribu jam untuk dapat mencapai prestasi yang membanggakan.

Desain Besar ini juga menargetkan agar atlet-atlet Indonesia pada tahun 2032 mendatang mampu bersaing dengan atlet-atlet negara lain dalam penyelenggaraan olimpiade dan paralimpiade di tahun tersebut. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved