Senin, 9 Maret 2026

Pilpres 2024

358 Hari Menuju Pemilu -Pilpres 2024: Puan Maharani Promosikan Piala Dunia FIFA U-20

Capres PDIP Puan Maharani mengaku bangga tiga bulan lagi, Indonesia menjadi tuan Piala Dunia FIFA U-20.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto 358 Hari Menuju Pemilu -Pilpres 2024: Puan Maharani Promosikan Piala Dunia FIFA U-20
TribunGorontalo.com/@puanmaharaniri
Puan Maharani bersama pemain sepak bola remaja. Capres PDIP Puan Maharani mengaku bangga tiga bulan lagi, Indonesia menjadi tuan Piala Dunia FIFA U-20. 

Hasil Lawatan ke Luar Negeri

Ketua DPR baru saja melakukan lawatan ke luar negeri tepatnya di New York, Amerika Serikat.

Dia mengatakan, penyediaan layanan air bersih merupakan tanggung jawab negara.

Negara, sebut dia, juga harus memastikan bahwa air bersih bisa diakses, mudah terjangkau, dan tersedia bagi semua lapisan masyarakat.

“Namun demikian, tidak dipungkiri bahwa investasi dan kontribusi sektor swasta sangat penting,” ujar Puan seperti dalam keterangan tertulis yang dikutip dari laman dpr.go.id, Senin (20/2/2023).

Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin Delegasi DPR RI dalam forum Parliamentary Hearing di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat (AS) pada Senin (13/2/2023) sampai Selasa (14/2/2023).

Kegiatan yang dihadiri segenap parlemen dari seluruh negara anggota PBB dan Inter-Parliamentary Union membahas tema “Water for People and the Planet: Stop the Waste, Change the Game, Invest in the Future”.

Dalam kesempatan tersebut, Puan mengungkapkan, penyediaan layanan air bersih dan sanitasi merupakan bagian dari pemenuhan hak asasi manusia (HAM).

“Oleh karena itu, kerja sama global untuk mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) bidang air bersih dan sanitasi sangat krusial (dilakukan), terutama bagi negara-negara berkembang,” jelasnya.

Kerja sama tersebut, lanjut dia, bisa diwujudkan melalui transfer teknologi, dukungan investasi, serta peningkatan kapasitas tata kelola.

Menurut Puan, kerja sama itu penting untuk menyediakan layanan air bersih yang komprehensif.

Meski penting, sebut dia, anggaran negara hanya mampu meliputi sekitar 30 persen dari kebutuhan finansial untuk membangun infrastruktur air bersih dan sanitasi.

"Oleh karena itu, kami sangat membuka peluang investasi dan keterlibatan sektor swasta," imbuhnya.

Selain itu, Puan juga mengungkapkan empat hal penting lainnya kepada para peserta forum. Pertama, meningkatkan bantuan negara-negara maju untuk perbaikan infrastruktur. Kedua, transfer teknologi.

Ketiga, pendanaan global. Terakhir, ia mengajak semua peserta forum Parliamentary Hearing untuk hadir pada World Water Forum 2024 yang akan dilaksanakan di Indonesia.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved