Kecelakaan Helikopter di Kerinci
Kapolda Jambi Belum Berhasil Dievakuasi dari Lokasi Jatuhnya Helikopter di Kerinci
Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo mengungkapkan, tim evakuasi untuk Kapolda Jambi terkendala cuaca buruk di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2022023_Dedi-Prasetyo_Kadiv-Humas-Polri_.jpg)
Menurutnya, BMKG setempat menoleransi evakuasi udara hanya pukul 20.00 WIB. Lebih dari itu, harus menunggu pagi. Artinya, para korban harus pasrah menginap semalam lagi di lokasi tersebut.
“Menjadi kendala utama evakuasi cuaca. Angin kabut dan petir,” tegas dia.
Saat ini yang kini bersama para korban ada 20 tim gabungan dari SAR, Polri, maupun TNI. 20-an personel ini menuju lokasi melalui jalur darat.
“Kita berdoa bersama, cuaca membaik. tim darat saya rasa bisa kembali tanpa melalui jalur udara.” kata Dedi.
DIketahui, helikopter yang ditumpangi Kapolda Jambi itu adalah milik Polri dengan jenis Bell 412 SP.
Heli mendarat darurat di Bukit Muara Emat, Kabupaten Kerinci, Sumatera, Minggu (19/2/2023).
Helikopter dengan nomor register P-3001 itu membawa rombongan Kapolda Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono.
Beruntung, seluruh penumpang selamat, termasuk kapolda. Helikopter itu juga ditumpangi oleh Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi, Dirpolairud Polda Jambi, Koorspri, dan ADC Kapolda Jambi.
Kapolda Jambi dan rombongan ke Kabupaten Kerinci dalam rangka kunjungan kerja ke Polres Kerinci untuk meresmikan gedung SPKT.
Rombongan berangkat dari Bandara Sultan Thaha, Jambi, sekitar pukul 09.00 WIB pada hari Minggu (19/2/2023). (*)