Pilpres 2024
359 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Mahasiswa Pontianak Swafoto dengan Anies Baswedan
Capres Partai Nasdem Anies Baswedan disambut antisiame warga Pontianak, Kalimantan Selatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/200223-swafoto-anies.jpg)
@srilestariwuri
Metode Pendekatan masyarakat yg dipakai P Anies sungguh kreatif ... Keren. Barokallohu fikum
@acehberitanews
Cerdas intelektual, rakyat Aceh 100 persen memilih Anis jadi presiden
@yanto_atributsekolah
Yang penting sekripsinya selesai terus wisuda. Jangan sampai di DO gara2 sekripsi yang gak selesai selesai.
@puisiyudianti
AlhamduliLlaah ... Pak Anies semakin menggerakkan semangat diskusi, untuk memahami masalah & berbagi pendapat. Gerakan yang sehat mengembangkan pikiran & rasa perduli masyarakat. Semoga bisa jadi contoh bagi para menteri & anggota dpr ketika berupaya memahami aspirasi masyarakat. Semangat dan amalan semacam ini harusnya terus bergulir bukan hanya menjelang pemilu. Semoga Pak Anies terus menjadi Bapak Bangsa apapun jabatan formalnya. Aamiin ...
1 hari39 sukaBalas
@muhammadsuhudfadill
Melayu, Chinese, Dayak, semua berkumpul bercengkrama dengan Bapak Anies Baswedan. Ya, pak Anies Baswedan adalah bapak Politik Identitas, tapi politik dengan tujuan untuk menyatukan semua identitas manusia, ras, suku dan agama di Indonesia menjadi satu kesatuan yang utuh untuk menyongsong Indonesia yang maju.
@mlukmanarsyad
Anies Baswedan orang cerdas, jujur.& amanah.
Semangat Perubahan
Sementara itu, Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad menyinggung soal semangat perubahan yang diusung bacal calon presiden Anies Baswedan.
Hal ini dikatakannya setelah resmi membelot dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ke NasDem.
"Tidak sulit menentukan pilihan bergabung ke Partai NasDem," ucapnya dalam keterangan tertulis, Senin (20/2/2023).
Ia pun mengaku tertarik dengan semangat perubahan yang diusung NasDem bersama bakal capresnya, Anies Baswedan.
Menurutnya, hal ini sejalan dengan kebutuhan pemulihan kondisi sosial masyarakat Jakarta yang semoat renggang imbas Pilkada DKI 2017 silam.
Eks Wakil Ketua DPW PPP DKI ini mengenang, tajamnya polarisasi yang terjadi di ibu kota.
Masyarakat Jakarta terpecah jadi dua kutub berlawanan yang saling 'bermusuhan'.
"Ini tidak boleh terulang lagi di Pemilu 2024 mendatang. Perbedaan pandangan politik tidak boleh lagi merusak persaudaraan sesama anak bangsa," ujarnya.