Masa Lalu Anies Baswedan Terus Dikorek, Fahri Hamzah Sebut Konsekuensi Nyapres: Bisa Lebih Sadis
Isu terbaru yang saat ini disorot adalah masalah utang Anies Baswedan yang mencapai puluhan miliar rupiah saat maju di Pilkada DKI 2017.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/130223-anies-antusias.jpg)
Terbaru, surat perjanjian utang piutang Anies Baswedan dengan sejumlah pihak beredar luar di media sosial.
Ketika ditanya, Erwin Aksa mengaku tak tahu menahu namanya dicata dalam surat perjanjian tersebut.
Bahkan, nama Erwin Aksa tertulis sebagai penjamin utang Anies Baswedan.
"Perjanjian Rp 92 miliar itu saya tidak tahu dan saya baru tahu itu," ujar Erwin Aksa, dikutip dari Tribunnews.com.
Dalam surat perjanjian itu, Anies beberapa kali meminjam uang miliaran rupiah saat Pilgub DKI 2017.
Terhitung tiga kali ia mengutang pada Sandiaga Uno.
Pada pinjaman pertama, utang mencapai Rp 20 miliar.
Pada pinjaman kedua, Anies berutang Rp 30 miliar.
Dan terakhir, Anies memiliki utang Rp 42 miliar.
Jika ditotal, utang Anies kala itu mencapai Rp 92 miliar pada Sandiaga Uno.
Ketika ditanya, Erwin Aksa kaget mengetahui nominal utang Anies tersebut.
Pasalnya, ia hanya mengetahui utang Anies mencapai Rp 50 miliar.
"Saya tidak tahu apakah Pak Sandi mengikhlaskan itu," ucapnya.
Di sisi lain, Sandiaga Uno mengaku tak ingin memperpanjang isu utang Anies tersebut.