Kamis, 12 Maret 2026

Masa Lalu Anies Baswedan Terus Dikorek, Fahri Hamzah Sebut Konsekuensi Nyapres: Bisa Lebih Sadis

Isu terbaru yang saat ini disorot adalah masalah utang Anies Baswedan yang mencapai puluhan miliar rupiah saat maju di Pilkada DKI 2017.

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Masa Lalu Anies Baswedan Terus Dikorek, Fahri Hamzah Sebut Konsekuensi Nyapres: Bisa Lebih Sadis
TribunGorontalo.com/tangkapan layar video @aniesbaswedan
Massa antusias menyalami capres Partai Nasdem Anies Baswedan saat berkunjung ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Masa lalu mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ini ramai dikorek. Hal ini terjadi terutama setelah Anies Baswedan mendeklarasikan diri maju sebagai calon presiden (capres) 2024 dari Partai Nasional Demokrat (NasDem). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Masa lalu mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat ini ramai dikorek.

Hal ini terjadi terutama setelah Anies Baswedan mendeklarasikan diri maju sebagai calon presiden (capres) 2024 dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Isu terbaru yang saat ini disorot adalah masalah utang Anies yang mencapai puluhan miliar rupiah saat maju di Pilkada DKI 2017.

Dikutip TribunWow dari YouTube Akbar Faizal Uncensored, menanggapi hal ini Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelora, Fahri Hamzah menjelaskan bahwa keputusan Anies maju di 2024 ada konsekuensinya yakni dibicarakan oleh publik.

 

 

Baca juga: Soal Safari Politik Anies Baswedan Dijegal Oknum Istitusi Negara, Pengamat Ragu: Kan Cuma NasDem

"Jadi memang harus diterima semua konsekuensinya," kata Fahri.

"Ini belum seberapa, bisa jadi orang-orang bisa lebih sadis kalau ngebongkar-bongkar."

Fahri lalu membandingkan Anies dengn tokoh lain yang sampai saat ini masih diam yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang tetap diam meskipun telah ditinggal oleh tim relawannya.

"Keputusan dia (Anies) itu akan ada konsekuensinya," kata Fahri.

Fahri kemudian menjelaskan jika Anies deklarasi pada bulan September mendatang maka Anies tidak akan begitu ramai dibicarakan namun efek sampingnya adalah mengorbankan masa sosialisasi karena telah masuk masa perdebatan adu ide.

"Jadi sebenarnya ini tidak perlu disesali, ini biasa saja," ujar Fahri.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Strategis DPP Pertai Golkar, Erwin Aksa kembali mengungkap fakta baru terkait utang puluhan miliar Anies Baswedan.

Dilansir TribunWow.com, Erwin Aksa mengaku kaget saat namanya dibawa-bawa dalam surat perjanjian utang Anies Baswedan dengan sejumlah pihak.

Seperti diberitakan, Anies Baswedan disebut memiliki utang Rp 92 miliar kepada Sandiaga Uno dan sejumlah pihak.

Utang itu dimiliki Anies Baswedan ketika maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta, 2017 lalu.

Baca juga: 362 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Anies Baswedan Dipanggil Pak Presiden

Sumber: TribunWow.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved