Kasus Sodomi di Gorontalo
Total 5 Anak di Gorontalo Jadi Korban Asusila Oknum Pekerja Salon Kecantikan
Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Leonardo Widharta mengungkapkan, modus yang dilakukan Adit yakni mengiming-imingi korban dengan uang.
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1722023_korban-sodomi-anak-anak.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Korban asusila oknum pekerja salon kecantikan di Gorontalo kembali bertambah.
Polisi mengungkap, jumlah korban asusila pria berinisial AM alias Adit (48) itu mencapai 5 orang.
Rata-rata, para para korban asusila oleh Adit ini adalah anak-anak di bawah umur.
Polresta Gorontalo Kota mengungkap bagaimana Adit memperdaya para korbannya.
Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota, Kompol Leonardo Widharta mengungkapkan, modus yang dilakukan Adit yakni mengiming-imingi korban dengan uang.
Kadang, Adit, mentraktir makan, bahkan para korban diajak jalan-jalan ke pusat perbelanjaan di Gorontalo.
“Ini korbanya ada lima orang, yang baru berhasil dimintai keterangan tiga orang,” katanya, Jumat (17/2/2023).
Ada dua lagi korbannya, namun kata Leonardo, pihaknya tidak bisa meminta keterangan, karena masih trauma dan takut.
Menurut Leonardo, pelaku ini sudah melancarkan aksinya sejak 2021 lalu.
“Untuk pelaku dari keterangan yang kita terima dari korban itu ada yang dari tahun 2021,” tutupnya.
Adapun terduga pelaku merupakan warga Limba UII, Kecamatan Kota Selatan Gorontalo. Ia kini ditahan polisi.
Kasus ini terungkap setelah orang tua korban melapor ke Polresta Gorontalo Kota.
Pertama kali diketahui saat itu pelapor tengah mencari anaknya yang tidak kembali ke rumah.
Sebagai orang tua, tentu pelapor khawatir. Dalam pencariannya tersebut, ia berpapasan dengan AM.
Saat itu diketahui AM baru saja keluar dari kamar kosnya, dan hendak keluar.