PUPR Provinsi Gorontalo
PUPR Sebut Proyek Kanal Tanggidaa Gorontalo tak Hanya Cegah Banjir, Juga Atasi Kemacetan
Kata dia, sebelum adanya proyek itu, Kanal Tanggidaa dibuat dengan desain terbuka. Ruang inilah yang menyita ruas Jl HOS Cokroaminoto.
Penulis: Risman Taharudin |
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/1522023_proyek-Kanal-Tanggidaa-di-Jl-HOS-Cokroaminoto.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Proyek Kanal Tanggidaa Gorontalo di sepanjang Jl HOS Cokroaminoto, Kota Timur, Kota Gorontalo disebut tak hanya mencegah banjir.
Menurut Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo, proyek itu juga membantu mengurai kemacetan di pusat kota.
Sebab menurut Romen S Lantu, Kabid PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, proyek Kanal Tanggidaa itu akan menambah lebarnya Jl HOS Cokroaminoto, Kota Gorontalo.
Kata dia, sebelum adanya proyek itu, Kanal Tanggidaa dibuat dengan desain terbuka. Ruang inilah yang menyita ruas Jl HOS Cokroaminoto.
Namun dengan desainnya saat ini, nantinya air akan mengalir menggunakan pipa besar di bawah tanah. Saluran yang sebelumnya terbuka, akan ditutup dengan aspal.
“Usai pengerjaan, kanal itu akan ditimbun dan diaspal, sehingga akses di wilayah itu semakin tertata dan tidak terkesan kumuh,” kata dia.
Artinya, ke depan Jl HOS Cokroaminoto akan sama lebarnya dengan Jl Nani Wartabone. Kemacetan di wilayah itu, bisa dihindari.
Penataan yang lebih baik tentu membutuhkan kerja sama seluruh elemen termasuk masyarakat.
Ia meminta dukungan masyarakat terhadap proyek itu. Sebab, memang peruntukannya juga untuk masyarakat.
Kata Romen saat ini perkotaan semakin ditata, ke depannya akses lalu lintas akan dibuat satu arah.
Tiga titik Jl yang akan satu arah di antaranya sepanjang Jl Jhon Ario Katili (eks Jl Andalas), Jl HOS Cokroaminoto (Tanggidaa), dan Jl HB Jassin (eks Agusalim).
“itu Agusalim juga akan dikerjakan dan saat ini proyeknya sementara lelang kurang lebih anggarannya Rp 100 miliar.” ungkap Romen. (*)