Arti Kata
Dirayakan Setiap 14 Februari dan Identik dengan Bagi-bagi Coklat, Apa Itu Hari Valentine?
Simak asal-usul dan pengertian Hari Valentine atau Valentine's Day (Hari Kasih Sayang) yang diperingati setiap tahun pada tanggal 14 Februari.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Hari ini, Rabu (14/2/2023) merupakan Valentine's Day atau Hari Kasih Sayang.
Sebagaimana diketahui, Hari Valentine dirayakan setiap tahun pada tanggal 14 Februari.
Hari Valentine diperingati oleh warga dunia sebagai hari kasih sayang.
Meski bukan budaya asli Indonesia, banyak warga nusantara yang turut memperingati Hari Valentine dengan mengungkapkan kasih sayangnya kepada sahabat, keluarga, ataupun pujaan hatinya.
Baca juga: Apa Itu Halloween? Perayaan yang di Itaewon Korea Selatan Berakhir Pilu, Lebih 150 Orang Tewas
Salah satu hal yang biasa dilakukan saat Hari Valentine ialah memberikan coklat, mengungkapkan perasaan cinta, hingga bertukar hadiah kepada orang yang disayang.
Walau demikian, perlu dikenali juga asal-usul peringatan Valentine's Day sebagai hari kasih sayang.
Apa Itu Valentine's Day?
Dilansir TribunGorontalo.com dari Encyclopedia Britannica, Hari Valentine adalah hari libur (14 Februari) ketika kekasih mengungkapkan kasih sayang mereka dengan salam dan hadiah.
Itu juga disebut Hari St. Valentine.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Childfree, Istilah Tak Punya Anak yang Bikin YouTuber Gitasav Dihujat Warganet
Liburan telah diperluas untuk mengungkapkan kasih sayang antara kerabat dan teman.
Mengingat kesamaan mereka, ada anggapan bahwa liburan tersebut berasal dari festival Romawi Lupercalia, yang diadakan pada pertengahan Februari.
Baca juga: Rayakan Hari Valentine dengan Foto Twibbon, Ini Link Beserta Cara Uploadnya di Hari Kasih Sayang
Festival, yang merayakan datangnya musim semi, termasuk upacara kesuburan dan pasangan wanita dengan pria melalui undian.
Pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I melarang perayaan Lupercalia dan kadang-kadang dikaitkan dengan menggantinya dengan Hari St. Valentine, tetapi asal muasal sebenarnya dari liburan itu tidak jelas.
Baca juga: Mengenal Apa Itu Topan Gabrielle, Badai Tropis Parah yang Porak-porandakan Selandia Baru
Penamaan Hari Valentine
Meskipun ada beberapa martir Kristen bernama Valentine, Hari Valentine mungkin mengambil namanya dari seorang imam yang menjadi martir sekitar tahun 270 M oleh kaisar Romawi Claudius II Gothicus.
Catatan lain menyatakan bahwa itu adalah St. Valentine dari Terni, seorang uskup, yang untuknya hari raya itu dinamai.
Meskipun ada kemungkinan bahwa kedua orang suci itu sebenarnya adalah satu orang.
Baca juga: Selamat Valentine! Yuk Berburu Promo di Hari Kasih Sayang, Cek Daftarnya: Chatime, Pizza Hut, JCO
Hari Valentine biasanya dirayakan dengan bertukar "Valentine" buatan tangan atau dibeli di toko (kartu ucapan) atau tanda kasih sayang lainnya seperti coklat dan bunga.
Di banyak sekolah, sudah menjadi kebiasaan bagi siswa muda untuk membawa Valentine untuk ditukar dengan teman sekelas.
Tradisi perayaan hari raya dapat berbeda di setiap negara.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/050223-cinta1.jpg)